Produser: Video Kematian 'Croc Hunter' Harus Dihancurkan!

Produser: Video Kematian 'Croc Hunter' Harus Dihancurkan!

- detikNews
Rabu, 06 Sep 2006 14:46 WIB
Produser: Video Kematian Croc Hunter Harus Dihancurkan!
Queensland - Steve Irwin terlihat sedang berenang dengan seekor ikan pari. Tiba-tiba ekor ikan pari yang berduri dan beracun itu menyabet dadanya. Steve mencabut duri itu, lalu..."Momen meninggalnya Steve terlalu mengejutkan untuk ditonton. Rekamannya harus dihancurkan," ujar John Stainton, produser dan manajer 'Crocodile Hunter' sekaligus teman dekat Steve.Kepolisian Queensland, Australia mengopi rekaman video itu demi kepentingan investigasi petugas pemeriksa jenazah. Namun video itu tidak akan dipertontonkan kepada publik."Begitu investigasinya selesai, video itu harus dihancurkan. Saya tidak akan pernah membiarkan rekaman video itu diperlihatkan. Tidak akan pernah," kata Stainton saat diwawancari dalam acara televisi 'Larry King Live' di CNN, Rabu (6/9/2006).Stainton mengaku sudah melihat rekaman video tersebut. Itu sebabnya dia menyebut momen meninggalnya sang sahabat dengan kata "shocking"."Saya tidak akan mau melihatnya lagi. Sangat sulit melihat rekaman itu, sebab kamu berarti sedang menyaksikan seseorang meninggal, dan itu mengerikan," ujar Stainton.Steve diberitakan langsung tak sadarkan diri dan meninggal setelah mencabut duri ikan pari itu. Saat itu Steve sedang melakukan ekspedisi dan mendokumentasikan kehidupan di bawah laut Great Barrier Reef di Pelabuhan Douglas, Queensland, 4 September 2006. Tragedi yang menimpa pria 44 tahun itu pun terekam kamera.Meski Stainton meminta agar rekaman video meninggalnya Steve tidak disiarkan, namun para pakar media berpendapat rekaman itu dengan segera akan beredar di internet."Pada intinya sudah ada rekaman gambarnya. Sangatlah tidak mungkin menjaganya agar tidak beredar," kata Paul Levinson, pemimpin Departemen Studi Komunikasi dan Media Universitas Fordham. (sss/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads