Pengemudi Eskavator Peninggi Tanggul Lapindo Meninggal
Jumat, 01 Sep 2006 11:43 WIB
Surabaya - Yuli Eko (24) pengemudi eskavator peninggi tanggul penahan lumpur Lapindo Brantas Inc meninggal dunia. Eko merupakan salah satu korban letusan kawah lumpur Lapindo Brantas pada Jumat 28 Agustus lalu. Kepastian Eko meninggal disampaikan dr Dharma dari RSUD Dr Soetomo Surabaya. "Ya. Ia meninggal tadi pagi. Saat ini akan dimakamkan oleh keluarga," kata dr Dharma kepada detikcom, Jumat (1/9/2006). dr Dharma selama ini merawat Eko.Letusan terjadi di kawah semburan lumpur Lapindo Brantas Jumat tengah malam lalu. Tinggi letusan mencapai 30 meter dengan jangkauan mencapai 100 meter. Saat terjadi letusan, Eko tengah mengerjakan penanggulan di sekitar semburan. Diduga kaget dan terkena semburan, Eko jatuh mengenai badan eskavator yang ia kemudikan.Eko kemudian dibawa ke RSUD Sidoarjo bersama dengan Prada Irfan, anggota Yon Zipur, yang juga sedang bertugas di lokasi. Namun karena luka yang diderita Eko cukup parah, akhirnya dirujuk ke RSUD Dr Soetomo. Namun, upaya menyembuhkan pekerja subkontraktor Lapindo ini tidak berhasil dan hari ini meninggaldunia. Direncanakan, Eko akan dimakankam di Magetan, Jawa Timur.
(jon/)











































