Plat Jembatan Tosari Diduga Dicolong Maling

Plat Jembatan Tosari Diduga Dicolong Maling

- detikNews
Kamis, 31 Agu 2006 11:21 WIB
Plat Jembatan Tosari Diduga Dicolong Maling
Jakarta - Makin panjang saja jembatan penyeberangan orang (JPO) yang membahayakan penggunanya. Misalnya jembatan di Tosari, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat -- tak jauh dari Bundaran HI.Setidaknya ada 2 plat jembatan yang hilang. Mengingat bagian yang hilang cukup besar, ada dugaan plat itu dicuri orang jahil. Hal itu menyebabkan di badan jembatan muncul lubang menganga yang membahayakan pengguna jembatan.Pembaca detikcom, Triani B, melihat jembatan bolong itu pada Selasa 29 Agustus 2006 sore ketika menggunakan fasilitas publik tersebut. Setidaknya ada dua plat yang lenyap, salah satunya cukup besar. "Para pengguna jembatan penyeberangan harus jalan di kerangka besi yang kecil dan berjalan pelan sambil berpegang pada besi di sisi kiri. Ketinggian plat yang tidak ada tersebut cukup tinggi," ujar Triani yang saban sore melintasi jembatan itu.Sayang karyawati di bilangan Jalan Sudirman ini tidak membawa kamera sehingga tidak bisa menjepret lubang menganga itu. "Saya sudah melaporkan kepada pihak DLLAJR yang pada saat itu bertugas di sekitar Tosari," ujarnya.Tampaknya, laporan Triani ini langsung ditanggapi cepat. Buktinya, ketika dicek detikcom pada Rabu sore 30 Agustus, tampak dua plat kinclong terpasang rapi di tangga jembatan. Plat yang masih mengkilat itu berukuran 1,5 meter x 1 meter dan 1,5 x 30 cm. "Sampai pukul 20.00 WIB (hari Selasa) masih bolong, Mas. Mungkin dibetulkan malam-malam," ujar Taufik (28), penjual otak-otak di bawah jembatan.Taufik yang mangkal setiap hari pukul 14.00-20.00 WIB, menjelaskan jembatan ini sempat bolong seharian. Kondisi ini tentu saja membahayakan pengguna jembatan. Tidak hanya terperosok, tapi orang yang tidak hati-hati bisa terjun bebas bisa jatuh ke trotoar di bawahnya."Yang jatuh sih belum ada, tapi yang takut banyak. Sudah naik jembatan, pada turun lagi," imbuhnya."Platnya mungkin dipasang (Selasa) tadi malam. Atapnya belum tahu kapan dibetulkan," ujar petugas loket busway yang enggan disebut namanya.Fikri (30), karyawan yang bekerja d kawasan Thamrin berharap pemerintah dapat lebih cepat merespons kerusakan jembatan busway yang timbul. "Jangan sampai seharian bolong. Kalau ada korban bagaimana," cetusnya.Foto:Inilah salah satu plat baru dipasang, warnanya lebih terang dibanding lainnya. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads