Depkum HAM Akan Telusuri Masuknya Laptop Imam Samudra
Sabtu, 26 Agu 2006 00:33 WIB
Jakarta - Polemik Imam Samudera menjadi otak bom Bali II akan sedikit terkuak. Sebab departemen Hukum dan HAM akan segera memeriksa seorang sipir yang menerima kiriman Tiki berisi laptop yang digunakan Imam Samudra."Terkait tentang pengiriman Tiki itu merupakan petugas kita yang sekarang sedang ada di Purwokerto baru dipindahkan beberapa bulan lalu. Kita juga minta tolong untuk menelusuri itu", kata Menkum HAM Hamid Awaluddin di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Jumat (25/8/06). Hamid membantah kemungkinan kerjasama antara Imam Samudra dengan petugas atau sipir LP Kerobokan, Denpasar, Bali. Menurutnya, umumnya sipir LP itu merupakan orang Bali yang benci dan marah terhadap Imam Samudra. "Kalau perspektif itu kita pakai maka potensi kolutif sangat rendah. Sebab Imam tidak friendly", tambah Hamid. Dijelaskan dia, di Kerobokan, ketiga terpidana mati terorisme itu menempati ruangan sel dengan penjagaan cukup ketat. "Jadi kita belum yakin betul dan belum ada penjelasan apakah benar dia main di dalam", ujarnya.Hamid berujar, Presiden SBY ternyata sangat perhatian terhadap kasus yang menggetarkan ini. "Tadi saya dipanggil ke istana untuk menjelaskan masalah itu dan beliau sangat konsen tentang hal ini," imbuhnya.
(wiq/)











































