Tempatkan Militer di Pos Penting, Citra SBY Bakal Hancur
Kamis, 24 Agu 2006 15:22 WIB
Jakarta - Kecenderungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengangkat kalangan militer duduk di pos strategis mendapat kritik tajam. Wakil Ketua Komisi I Yusron Ihza menilai langkah itu akan menghancurkan citra SBY sebagai penerus reformasi."Ini akan merugikan SBY. Harusnya dia mempertimbangkan psikologi masyarakat yang masih kuat saat dipimpin oleh militer," kata Yusron di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (24/8/2006).Menurut Yusron, SBY seharusnya bisa mengawal proses reformasi ini secara baik dengan cara meletakkan orang-orang profesional di bidangnyan untuk menduduki pos strategis tanpa meletakkan orang-orangnya."Akan kacau balau kalau jabatan strategis diberikan kepada orang terdekatnya bukan atas dasar profesionalisme," ujar dia.Terkait pelantikan direksi TVRI yang diduga juga diisi oleh orang-orang titipan, Yusron mengaku sangat kecewa karena akan membuat TVRI semakin terpuruk dan tidak akan bisa bersaing dengan televisi swasta lainnya."Ini harus dipertimbangkan lagi untuk dilakukan seleksi ulang karena kita memilih dengan pengawas dulu agar bisa membenahi TVRI menjadi televisi yang bisa bersaing dengan yang lain," ujarnya.
(san/)











































