200 Warga Besuki Blokir Tol Surabaya-Gempol
Selasa, 22 Agu 2006 14:45 WIB
Sidoarjo - Sekitar 200 warga Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Sidoarjo, memblokade ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol Km 39, Selasa (22/8/2006). Aksi pemblokiran dipicu penanganan luapan lumpur yang dinilai warga sangat lambat. Warga mendesak Lapindo Brantas Inc dan Yon Zipur untuk meninggikan tanggul kolam pengendapan (pond) di sekitar Desa Besuki, yang meluap Selasa pagi tadi. Mereka khawatir luapan air lumpur masuk ke rumah mereka.Aksi berlangsung sejak pukul 13.50 WIB. Mereka memilih beraksi dengan memblokir jalan tol dengan harapan tuntutan dipenuhi. Warga melintangkan gorong-gorong plat besi yang berbentuk setengah silinder di tengah jalan tol. Mereka kemudian beraksi di atas gorong-gorong tersebut. Saat ini sekitar 2 peleton polisi dari Dalmas sudah berhadap-hadapan dengan warga.Akibat aksi ini lalu lintas dari Surabaya ke Gempol macet total hingga 2 km. Aksi demo juga melumpuhkan aktivitas penanggulan . Puluhan truk yang memuat pasir, tanah dan batu, berjejer di jalan Gempol-Surabaya.Aparat kepolisian dan Danramil Jabon Kapten Kasjuri akhirnya mendekati warga dan mengajak berdialog. Kasjuri meminta warga segera membuka jalan tol dan akan memenuhi tuntutan warga. Setelah aksi berlangsung selama 30 menit, aksi bubar setelah warga mendapat jaminan dari Danramil Jabon Kapten Kasjuri.
(jon/)











































