KPK Tunggu Keterangan Bank Dunia Soal Kebocoran Anggaran
Selasa, 15 Agu 2006 14:17 WIB
Jakarta -
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga kini masih menunggu konfirmasi dari Bank Dunia terkait dengan laporan Menteri Keuangan tentang dugaan kebocoran bantuan proyek dari lembaga itu."Saya cek ke kedua penjuru. Pertama saya cek ke departemen di mana kebocoran itu terjadi berdasarkan laporan dari Menkeu, dan kedua saya cek ke Bank Dunia," kata Ketua KPK Taufiequrrachman Ruki usai penandatanganan MoU KPK dengan DPD di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8/2006).Rencananya Bank Dunia akan mengirimkan analis-analisisnya kepada KPK untuk menjelaskan tentang di mana dan bagaimana kebocoran itu terjadi. "Kami sedang menunggu. Kita masih belum tahu karena semilir sekali laporannya," terang Ruki.Dalam laporannya ke KPK, Menteri Keuangan mengatakan, ada dugaan terjadi tindak pidana korupsi dalam dua buah proyek di Departemen yang dibiayai Bank Dunia, sehingga Bank Dunia meminta agar dananya dikembalikan dan proyek dibiayai oleh pemerintah Indonesia sendiri karena sudah dikorupsi."Nah kita bilang yang korup yang mana, you jangan main tuduh begitu dong. Balance ya, korupsi yang mana dan siapa yang menganalisa itu. Mereka (Bank Dunia) berjanji akan menyampaikan ke kita tapi belum sampai. Sampai sekarang saya masih menunggu. Mudah-mudahan 17 Agustus ini sudah selesailah dan rencananya mereka yang akan datang ke kita," ujar Ruki.
(san/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































