Bantah Kadernya, Gerindra Minta Penabrak Mahasiswa UI Diproses Hukum!

ADVERTISEMENT

Bantah Kadernya, Gerindra Minta Penabrak Mahasiswa UI Diproses Hukum!

Gibran Maulana - detikNews
Selasa, 31 Jan 2023 10:55 WIB
Habiburokhman. (dok.istimewa)
Habiburokhman (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meminta polisi memproses hukum purnawirawan polisi Eko Setio Budi Wahono, yang menabrak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) M Hasya Attalah Syahputra (18). Habiburokhman membantah informasi berseliweran yang menyatakan Eko Setio Budi Wahono merupakan kader Gerindra.

"Gerindra meminta penabrak mahasiswa UI diproses hukum dan, jika terbukti bersalah, agar dihukum berat," kata Habiburokhman dalam keterangannya, Selasa (31/1/2023).

"Tidak benar si penabrak kader Gerindra, dia baru mau mendaftar caleg Gerindra dan bahkan belum mengambil formulir," dia menambahkan.

Habiburokhman meminta agar status tersangka almarhum Hasya dibatalkan. Gerindra meminta nama baik Hasya dipulihkan.

"Di sisi lain kami meminta status tersangka almarhum Hasya dibatalkan dan nama baiknya dipulihkan," ujar Habiburokhman.

Dia menegaskan lagi Eko bukanlah kader Gerindra. Jika Eko hendak maju pada Pileg 2024, Gerindra akan menolaknya.

"Bukan kader. Kami akan tolak kalau benar dia mau daftar jadi kader dan caleg," ujar Habiburokhman.

Lebih lanjut anggota Komisi III DPR itu menilai kasus ini banyak kejanggalan. Dia mendorong pemeriksaan ulang karena dia ragu si penabrak tidak lalai sehingga yang menjadi tersangka hanya mahasiswa UI korban tewas.

"Harus diperiksa ulang karena sejauh ini masyarakat menilai banyak kejanggalan. Kalau dia tidak ngebut, seharusnya bisa ngerem dan tidak sampai melindas korban," ujar Habiburokhman.

"Aneh bin janggal kalau tidak ada unsur kelalaian dari si penabrak," imbuh dia.

Polisi menetapkan M Hasya Attalah Syaputra sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan ini karena menilai Hasya lalai dalam berkendara sehingga mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia.

"Pelanggarannya itu, jadi gini, penyebab terjadinya kecelakaan ini (karena) Hasya sendiri. Dia kan yang menyebabkan karena kelalaiannya menghilangkan nyawa orang lain dan dirinya sendiri. Ini kan karena kelalaiannya, sehingga dia meninggal dunia," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (27/1).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus ini. Hal itu diungkapkan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran.

Fadil mengatakan pihaknya mendengar masukan dari berbagai pihak terkait kasus kecelakaan mahasiswa UI yang melibatkan purnawirawan polisi, Eko Setio Budi Wahono, ini.

"Dan juga tentunya atas perintah dan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, sebagai Kapolda saya akan mengambil langkah pertama akan membentuk tim untuk melakukan langkah-langkah pencarian fakta," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman Kav 59, Jakarta, Senin (30/1).

Simak Video: Anggota DPR: Penetapan Mahasiswa UI Tewas Jadi Tersangka Tidak Pas

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/tor)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT