Koes Berniat Kembalikan Senjata
Kamis, 10 Agu 2006 14:53 WIB
Jakarta - Ada niat yang belum sempat dilaksanakan Waaslog KSAD Brigjen TNI Koesmayadi sebelum meninggal dunia. Koes ingin mengembalikan senjata yang ditimbunnya ke kesatuannya."Sebenarnya sudah ada rencana untuk menyerahkan senjata itu sebelum dia meninggal. Itu termasuk 180 senjata locok dari Kalimantan," kata mantan Wakil KSAD Letjen TNI Purn Kiki Syahnakri.Hal ini disampaikan Kiki usai diskusi kebudayaan dan pariwisata bertajuk "Strategi memperkuat nasionalisme" di gedung Bappenas, kawasan Taman Suropati, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/2006).Kiki juga mengaku telah dimintai keterangan dalam kasus Koesmayadi. "Kalau penyimpanannya saya tidak tahu. Kalau pengadaan senjata oleh Kostrad itu terjadi pada tahun 2001, saya masih Wakil KSAD," ujarnya.Menurut dia, Kostrad mengadakan peralatan militer sendiri karena ada masalah keterbatasan anggaran dan masalah embargo. "Upaya itu seharusnya diberi apresiasi dong," cetusnya.Pengadaan senjata oleh Koesmayadi, lanjut dia, untuk melengkapi kesatuan Kostrad. "Masa kita kalah modern dengan GAM di Aceh. Cuma masalahnya itu tidak ditindaklanjuti dengan administrasi yang baik, itu saja saya kira," terang Kiki.Itu tanggung jawab siapa? "Tanya sama Pak Hendardji (Danpuspom). Apakah yang dilakukan Koesmayadi suatu pelanggaran," elak Kiki.
(aan/)











































