Ibu Cekik Anaknya hingga Tewas di Jaktim Diduga Punya Masalah Ekonomi

ADVERTISEMENT

Ibu Cekik Anaknya hingga Tewas di Jaktim Diduga Punya Masalah Ekonomi

Ilham Oktafian - detikNews
Kamis, 26 Jan 2023 13:28 WIB
Ilustrasi penemuan mayat bayi (Dok detikcom)
Ilustrasi (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

NK (20), ibu muda di Duren Sawit, Jakarta Timur (Jaktim), mencekik bayinya, NA (2), hingga tewas. NK diduga punya masalah ekonomi.

"Mungkin (punya masalah) ekonomi dia sama suaminya. Suaminya jadi ABK di Kalimantan, cuma nggak pernah kasih nafkah. Jadi dia menghidupi anaknya sendiri," ucap nenek korban yang juga ibu pelaku, Widyastuti, saat ditemui detikcom di rumahnya, Gang Haji Walih, Pulogebang, Jaktim.

"Dia (NK) sempat pergi dari sini, dia nggak mau ngerepotin orang tuanya. Dia berusaha pergi tapi nggak bisa (menafkahi anaknya)," imbuhnya.

Menurutnya, suami NK sudah lama tak memberi nafkah. Dikatakan olehnya, NK juga sempat cekcok hingga sempat ingin berpisah.

"Lama, dari dia masih bersama. Dulu sempat mau pisah karena sering ribut, makanya anakku tak (saya) tarik ke sini dan suaminya jadi ABK," terang dia.

Widyastuti menuturkan NK tergolong anak yang pendiam. Menurutnya, NK tak pernah cerita jika ada kesulitan menafkahi anaknya sendirian.

"Dia suka ngasih sama tetangga, cuma dia kalau ada beban apa-apa nggak cerita," paparnya.

Dirinya juga tak mengetahui persis pekerjaan NK saat menghidupi anaknya. Namun, kata dia, sebelum menyewa kontrakan di Cakung, kebutuhan NK dan anaknya ia bantu.

"Tadinya kalau di sini aku bantuin. Cuma, sebelum tahun baru, pergi nggak tahu ke mana, ngontrak-nya nggak tahu. Tinggal di mana dan kerja apa nggak ada komunikasi. Kasih kabar pas kemarin itu," kata dia.

Jadi Tersangka

Kini NK resmi ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini NK ditahan.

"Tersangka. Iya, sudah ditahan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono.

Ditambahkan oleh Budi, NK dikenai pasal berlapis, yakni Pasal 76C UU 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan 338 KUHP.

"Pasal 76C juncto Pasal 80 ayat 3 ayat 4 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 Tahun 2002 tentang PA dan/atau Pasal 338 KUHP," jelasnya.

Simak juga 'Kerap Berhalusinasi Akan Dibunuh, Ibu Muda di Makassar Lompat ke Sungai':

[Gambas:Video 20detik]



(isa/isa)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT