Muladi Kritik Menteri Adhyaksa Soal Jihad ke Libanon
Kamis, 10 Agu 2006 12:41 WIB
Jakarta - Gubernur Lemhannas Muladi mengkritik pernyataan Menneg Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault yang akan pergi ke Libanon. Menurut dia hal itu tidak pas diucapkan seorang menteri"Sebagai menteri seharusnya dia tidak boleh begitu karena implikasinya sangat luas sekali," tandas Muladi saat menjawab pertanyaan peserta diskusi tentang Strategi Memperkuat Nasionalisme di Gedung Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, Kamis (10/8/2006).Dalam kesempatan itu, pemerintah harus mengingatkan orang-orang yang ingin pergi berjihad ke Libanon atau Palestina, karena mereka tidak dilindungi oleh komite internasional seperti konvensi Jenewa dan hanya merupakan partisipan ilegal."Harus hati-hati. Kita harus hati-hati dan mengingatkan karena mereka tidak dilindungi komite internasional," ujar Muladi.Menurut mantan rektor Undip ini, pergi berjihad ke Libanon tidak ada artinya karena yang terjadi di sana adalah perang roket dan rudal. Jika ingin melakukan sesuatu lebih baik menghimpun kekuatan lewat OKI atau forum-forum. "Mereka sekali kena roket pasti habis. Lebih baik berjuang lewat OKI atau lembaga lain," kata dia.
(san/)











































