Jokowi Puji Sinergisitas TNI-Polri Saat Pandemi: Lampaui Tugas Inti

ADVERTISEMENT

Jokowi Puji Sinergisitas TNI-Polri Saat Pandemi: Lampaui Tugas Inti

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 26 Jan 2023 10:24 WIB
WA grup TNI Polri disorot Jokowi
Presiden Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku bersemadi tiga hari sebelum memutuskan Indonesia tidak lockdown. Jokowi mengatakan pandemi Corona (COVID-19) adalah tantangan yang berat sekaligus pengalaman baru bagi pemerintah.

"Kesulitan-kesulitan seperti inilah yang berikan pengalaman kita semua, kepada gubernur, bupati, wali kota, TNI dan Polri yang urusan pertahanan dan ketertiban masyarakat, semua mengurusi gimana rakyat bisa disuntik dan mau disuntik vaksin," ujar Jokowi saat memberi arahan di Rakornas Transisi Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional 2023 yang ditayangkan di YouTube Setpres, Kamis (26/1/2023).

Jokowi mengatakan, untuk menekan pandemi, perlu vaksinasi masyarakat. Menurut Jokowi, saat ini sudah ada 448 juta vaksin yang disuntikkan ke masyarakat. Itu semua berkat kerja keras TNI dan Polri.

"Jumlah yang kita suntikkan sampai saat ini sudah 448 juta suntikan. Bapak-Ibu bisa bayangkan gimana satu per satu 448 (juta) suntikan itu kita berikan masyarakat, bukan persoalan gampang dan geografis kita nggak mudah. Ada laut, ada sungai, yang harus semuanya dilalui untuk capai rakyat bisa disuntik, rakyat mau disuntik," kata Jokowi.

Jokowi pun mengapresiasi kerja TNI-Polri. Jokowi menyebut TNI dan Polri berhasil melampaui tugas inti.

"Artinya, itu pekerjaan yang buat sinergisitas sangat baik, dan itu semuanya bisa kita lakukan, dan kita melihat TNI dan Polri betul-betul bekerja melampaui tugas intinya, ke kampung-kampung ngajakin rakyat untuk mau divaksin bukan pekerjaan yang mudah," pungkasnya.

(zap/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT