Eks Vice President ACT Divonis 3 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan Donasi

ADVERTISEMENT

Eks Vice President ACT Divonis 3 Tahun Penjara di Kasus Penggelapan Donasi

Wilda Hayatun Nufus - detikNews
Selasa, 24 Jan 2023 18:31 WIB
Jakarta -

Mantan Vice President Operational Yayasan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Hariyana Hermain divonis 3 tahun penjara. Hariyana dinyatakan bersalah melakukan penggelapan terkait dana donasi dari Boeing untuk keluarga atau ahli waris korban kecelakaan Lion Air 610.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Hariyana terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan perbuatan penggelapan dalam jabatan," kata hakim di Pengadilan Negeri Jaksel, Jalan Ampera Raya, Selasa (24/1/2023).

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Hariyana 3 tahun penjara," imbuhnya.

Hariyana dinyatakan bersalah melanggar Pasal 374 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Hakim menyatakan tidak ada hal pembenar dan pemaaf bagi Hariyana.

2 Eks Presiden ACT Juga Divonis Penjara

Mantan Presiden ACT Ibnu Khajar divonis 3 tahun penjara. Ibnu Khajar dinyatakan bersalah melakukan penggelapan terkait dana donasi dari Boeing untuk keluarga atau ahli waris korban kecelakaan Lion Air 610.

Mantan Presiden ACT Ahyudin juga divonis bersalah dan dijatuhi 3,5 tahun penjara. Ahyudin dinyatakan bersalah melakukan penggelapan terkait dana donasi dari Boeing untuk keluarga atau ahli waris korban kecelakaan Lion Air 610.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Ahyudin terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana serta melakukan, menyuruh melakukan dan turut serta melakukan perbuatan penggelapan dalam jabatan," kata hakim di Pengadilan Negeri Jaksel, Jalan Ampera Raya, Selasa (24/1/2023).

"Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa Ahyudin 3 tahun 6 bulan penjara," imbuhnya.

(whn/haf)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT