Blair dan Annan 'Isi Acara' Setahun Aceh Damai

Blair dan Annan 'Isi Acara' Setahun Aceh Damai

- detikNews
Rabu, 09 Agu 2006 17:32 WIB
Jakarta - Sebuah konferensi internasional digelar dalam rangka memperingati genap satu tahun penandatangan kesepakatan damai antara Pemerintah Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada Senin 14 Agustus.Melihat konflik di Timur Tengah dan lainnya, pesan yang ingin kita sampaikan pada dunia adalah bahwa perdamaian bisa dicapai. Dan setahun setelah itu there is more peace in Aceh," kata Jubir Kepresidenan Dino Patti Djalal di kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (9/8/2006). Sejumlah tokoh kunci tercapainya kesepakatan di Helsinski dijadwalkan memberikan pidatonya dalam konferensi yang dibuka Presiden Susilo B. Yudhoyono tersebut. Di antaranya adalah Maarti Ahtisari (mantan Presiden Finlandia), Menkum dan HAM Hamid Awaludin (mantan chief the mission RI), Ketua Aceh Monitoring Mission Peter Feith, dan Malik Mahmud (mantan PM GAM). Sejumlah tokoh dunia juga dijadwalkan untuk 'mengisi acara'. Beberapa di antaranya adalah PM Australia John Howard, PM Inggris Tony Blair, PM Malaysia Abdullah Badawi dan Sekjen PBB Kofi Annan. "Mereka menyampaikan ucapan selamat atas perdamaian di Aceh melalui pesan video yang akan diputar di saat konferensi," sambung Dino. Peserta konferensi terdiri dari para tokoh internasional yang juga terlibat dalam peristiwa bersejarah dan para duta besar negara sahabat. Para tokoh GAM baik yang tinggal di NAD dan di luar negeri juga diundang menghadiri konferensi yang diselenggarakan di Hotel Shangri-La Jakarta itu. . Selasa keesokan harinya, para hadirin bersama Wapres Jusuf Kalla (JK) mengadakan peaceful journey ke sejumlah wilayah di NAD. Tujuannya adalah melihat langsung perubahan dan perkembangan yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat selama satu tahun terminasi konflik bersenjata. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads