Bakteri Penetralisir Logam Berat Lumpur Lapindo Ditemukan

Bakteri Penetralisir Logam Berat Lumpur Lapindo Ditemukan

- detikNews
Selasa, 08 Agu 2006 16:45 WIB
Malang - Masyarakat yang tinggal di sekitar semburan lumpur panas Lapindo Brantas Inc, Porong, Sidoarjo, tidak perlu khawatir lagi dengan lumpur yang mengandung logam berat. Peneliti mikrobiologi Jurusan Biologi Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang, Jawa Timur, berhasil menemukan bakteri bacillus yang dapat mengakomolasi sekitar 60 persen kandungan logam yang terdapat di lumpur panas Lapindo. "Setelah saya lakukan penelitian, bakteri ini bisa hidup di lumpur Lapindo dan mengembangkanbiakkan bahan organik. Bakteri ini mempu menyerap kandungan logam berat (toksin) sampai 60 persen sitoplasma," kata peneliti mikrobiologi Umi Marwati saat ditemui wartawan di Kampus Unibraw, Jalan Veteran, Selasa (8/8/2006). Menurutnya, untuk mereklamasi daerah yang terkena imbas lumpur Lapindo, lebih cocok dengan menerbarkan bakteri yang telah ia temukan. Dengan begitu waktu yang diperlukan untuk reklamasi tidak akan memakan waktu yang lama. "Ini merupakan solusi yang efektif untuk memulai kehidupan baru di lahan yang sudah terkena lumpur Lapindo. Nantinya tanah yang sudah terkena lumpur bisa ditanami kembali," ungkapnya. Agar temuannya ini dapat memberikan solusi kepada masyarakat yang berada di sekitar lumpur lapindo, Umi akan bekerjasama dengan peneliti dari laboratorium ekologi dan laboratorium pertanian untuk mengembangkan riset ini kembali. Sebenarnya untuk mereklamasi tanah yang terkena lumpur Lapindo bisa dengan cara dicuci ulang, namun menurutnya hal tersebut akan memakan waktu yang lama dan membahayakan ekosistem lainnya. Penyebabnya, lumpur yang keluar saat ini sudah sangat banyak sekali. "Lebih efektinya kalau kita coba dengan bakteri yang berhasil kita temukan," ujar Umi. (nrl/)


Berita Terkait