Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi

Polisi Periksa 7 Saksi Terkait Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi

Rumondang Naibaho - detikNews
Sabtu, 14 Jan 2023 21:29 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki rilis soal sekeluarga keracunan di Bantargebang
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki rilis kasus sekeluarga keracunan di Bekasi (Foto: Rumondang/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Bekasi Kota masih terus mendalami kasus sekeluarga diduga keracunan di Cikenting Udik, Bekasi, Jawa Barat. Hingga kini, total tujuh orang saksi telah diperiksa pihak kepolisian setempat.

"Dari kejadian tersebut kita telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi, ada 7 orang," kata Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki, kepada wartawan di RSUD Bantargebang, Sabtu (14/1/2023).

Adapun saksi-saksi yang diperiksa yakni tetangga hingga mantan suami dari salah satu korban. Selain itu, polisi juga turut memeriksa pemilik warung tempat korban membeli kopi sehari sebelum ditemukan lemas tergeletak di rumahnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Baik yang tinggal di sekitar rumah kontrak, pemilik kontrakan sendiri, maupun pemilik warung yang diinformasikan oleh yang masih hidup, dia pada malam hari membeli kopi merek suatu produk tertentu. Dia membeli kopi di warung dan itu kita udah amankan sedang diperiksa laboratorium forensik," ucapnya.

Tak hanya pemeriksaan saksi, kepolisian juga turut mengambil sampel muntah hingga kotoran korban. Hal tersebut dilakukan guna melakukan penyelidikan atas kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

"Berbagai macam yang ditemukan. Ada makanan, minuman, feses, muntahan, air sumur, ada 14 sample di sana," ujarnya.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan autopsi terhadap tiga jenazah korban yang dinyatakan meninggal akibat insiden nahas tersebut.

"Sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik terutama setelah dilakukan autopsi, kami menunggu secara tertulis, nanti baru kami informasikan," kata Hengki.

Hengki belum bisa memastikan apakah sekeluarga tersebut betul-betul mengalami keracunan atau diracun. Polisi, kata dia, masih menunggu hasil dari pemeriksaan di laboratorium.

"Kan kita belum bisa menyampaikan itu. Kita akan tunggu dari laboratorium," imbuhnya.

Awal Kasus Sekeluarga Keracunan

Satu keluarga di Ciketing Udik, Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat keracunan. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (12/1), sekitar pukul 08.00 WIB.

Awalnya, saksi mendengar suara rintihan dari rumah korban. Kemudian, ia mengajak saksi lainnya mengecek ke TKP bersama-sama karena merasa takut ke rumah tersebut seorang diri. Saat membuka pintu rumah korban, saksi melihat dua orang sudah tergeletak dengan kondisi mulut yang berbusa.

"Dan benar setelah dibuka pintunya, saksi 1 dan 2 melihat dua orang yang sedang tergeletak di dalam dalam rumah kontrakan (TKP) di ruang tamu dalam keadaan mulutnya mengeluarkan busa," kata Zulpan dalam keterangannya, Kamis (12/1/2023).

Saat dicek, ada lima orang yang keracunan. Selain dua orang yang disebutkan, tiga korban lainnya juga mengeluarkan busa dari mulutnya.

"(Saksi) menemukan dua orang laki-laki yang tergeletak di ruang tamu, satu orang perempuan tergeletak di kamar belakang bersama satu anak kecil yang masih sadarkan diri, dan satu orang laki-laki yang tergeletak di kamar depan. Menurut keterangan saksi 1 dan 2, bahwa kesemua korban telah mengeluarkan busa dari mulutnya," jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Tiga dari lima orang dinyatakan tewas. Dua korban lainnya masih dalam perawatan medis di RSUD Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Halaman 2 dari 2
(fas/fas)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads