Sutiyoso 'Mengadu' ke Jusuf Kalla Soal Monorel
Senin, 07 Agu 2006 13:43 WIB
Jakarta - Mimpi untuk menyelesaikan proyek monorel pada 2007 masih terhalang kendala. Dubai Islamic Bank selaku penyandang dana meminta jaminan risiko dari pemerintah pusat. Pemprov DKI Jakarta pun mengadukan persoalan ini ke Wakil Presiden Jusuf Kalla."Saya tadi pagi ketemu Wapres dan Wapres pun yakin banget ada solusinya. Nanti akan dikoordinir lagi oleh Wapres," kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (7/8/2006).Ketika ditanya bagaimana gambaran bentuk solusinya, Sutiyoso menyerahkan sepenuhnya pada Wapres. "Ya nggak tahu nanti Wapres. Ya kira-kira kendala yang bisa diatasi dan bisa dilakukan," ucapnya.Gubernur yang juga punya nama beken Bang Yos ini pun menyanggah kabar jika pihak PT Jakarta Monorail tidak keberatan apabila dilakukan tender ulang asalkan investasi awal dikembalikan. "Ah enggak, itu salah," cetusnya.Ketika ditegaskan kembali kabar kalau pihak PT Jakarta Monorail meminta 2 syarat yakni, adanya jaminan dari pemerintah dan subsidi dari pemerintah, Sutiyoso tak menjawab gamblang. "Ah enggak, nantilah tunggu. Aku enggak bisa jawab, kerena itu kaitannya dengan pusat," tandasnya.Dubai Islamic Bank yang akan memberikan pinjaman pembangunan monorail mensyaratkan adanya jaminan risiko dari pemerintah pusat. Sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, pemerintah tidak dapat menerbitkan surat jaminan risiko untuk investasi monorel di DKI Jakarta senilai US$ 500 juta, karena proyek itu tidak melalui tender melainkan melalui penunjukan langsung.Tak pelak, hal ini membuat proyek Jakarta Monorail menjadi terancam terbengkalai. Diperkirakan pengerjaan proyek ini tidak akan selesai sesuai target pada 2007. Saat ini Pemprov DKI Jakarta dan pemerintah pusat belum menemukan jalan keluar untuk menyelesaikan proyek ini.
(ndr/)











































