Anak-anak Kini Fasih Bicara Gempa dan Tsunami

Anak-anak Kini Fasih Bicara Gempa dan Tsunami

- detikNews
Rabu, 02 Agu 2006 13:50 WIB
Jakarta - Gempa dan tsunami ternyata benar-benar melekat dalam benak anak-anak. Mereka kini fasih bicara mengenai hal tersebut. Padahal notabene mereka bukan dari daerah korban bencana.Hal itu terlihat dari sejumlah murid SD Al Azhar di Jalan Sisingamangaraja, Jakarta yang Rabu (2/8/2006) pagi baru saja menggelar simulasi gempa di sekolahnya.Pengetahuan mereka akan bencana tersebut tidak terlepas dari rentetan musibah alam yang melanda negeri ini, terutama gempa dan tsunami yang meluluhlantakkan Aceh dan Nias pada Desember 2004 dan Pangandaran pertengahan Juli 2006. Belum lagi gempa yang menghancurkan Yogya dan sekitarnya."Gempa kalau terjadi di lautan itu akan menyebabkan tsunami," tutur Iqbal, siswa kelas IV membeberkan pengetahuannya di hadapan teman-temannya di sela simulasi.Iqbal membeberkan hal itu saat ditanya relawan LIPI yang bertindak sebagai instruktur.Sementara mengenai asal-muasal gempa, Riza, siswa kelas IV lainnya juga tidak mau kalah. Menurut dia, gempa terjadi karena adanya lempeng inti bumi yang patah. "Di bawah laut kan ada inti bumi, itu yang patah," katanya.Soal pencegahan agar dampak tsunami bisa diminimalisir pun bisa dengan lancar dijelaskan Satrio. Menurutnya, hutan-hutan bakau perlu dilestarikan. Demikian juga dengan terumbu karang untuk menahan laju gelombang.Sementara salah satu guru di SD Al Azhar, Imas, menuturkan, simulasi gempa bertujuan agar siswa saling membantu dalam musibah."Kayak tadi itu, bukannya saling menyelamatkan diri sendiri, tapi saling menguatkan satu dengan yang lain, saling berpegangan tangan," tuturnya.Ia menyarankan agar simulasi gempa dan tsunami juga dilakukan sekolah-sekolah yang berada di kawasan pesisir yang rawan bencana. "Untuk di kota, simulasi kebakaran juga perlu," katanya. (umi/)


Berita Terkait