Tim Dokter GERAK BS Sukses Operasi Kedua Bayi Hidrosefalus di Cianjur

ADVERTISEMENT

Tim Dokter GERAK BS Sukses Operasi Kedua Bayi Hidrosefalus di Cianjur

Danica Adhitiawarman - detikNews
Jumat, 23 Des 2022 22:24 WIB
Tim Dokter Gerak BS
Foto: MPR
Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi keberhasilan tim dokter ahli Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas (GERAK BS) yang melakukan operasi kedua terhadap bayi berusia enam bulan. Bayi bernama Shafiqa Al Mahyra tersebut mengalami hydrocephalus serta merupakan korban gempa Cianjur.

Gerakan ini dijalankan oleh pimpinan Ketua Umum Aroem Alzier dan Sekjen Ratu Dian serta Tim Dokter Ahli GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI yang dipimpin oleh dr. Zainy Hamzah, SpBS.

"Tim Dokter Ahli GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI terdiri dari dr. Zainy Hamzah SpBS, dr. Flora Andini (Resident Bedah Saraf FK UNPAD), dr. Syaiful, dr. Bosnia (Residen Bedah Saraf UNUD), dr. Stephen, dan dr. Kristian. Operasi juga dibantu tim dokter dari RSUD Cimacan, yakni dr. Andri SpA, dan dr. Ibnu SpAn. Sedangkan dari FKK UMJ/RSIJ Pusat Cempaka Putih terdiri dari dr. Januar SpAn, dr. Pradono MARS, dan dr. Omy SpA(K) Neuro. Mereka semua luar biasa," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis, Jumat (23/12/22).

Operasi pertama berupa operasi VP Shunt sukses dijalankan di RSUD Cimacan, Cianjur. Kemudian operasi kedua, Revisi Shunt berhasil dilakukan di RS Islam Jakarta (RSIJ) Cempaka Putih, Rabu (21/12).

Selaku pendiri GERAK BS, Bamsoet menjelaskan kondisi Shafiqa terus membaik pasca operasi. Ia berharap Shafiqa bisa terus diberi kesehatan dan kekuatan.

Selain itu, Tim Dokter Ahli GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI diharapkan selalu sehat dan kuat agar bisa melanjutkan berbagai tahapan operasi lainnya untuk Shafiqa. Sebab, rencananya masih ada dua tahap operasi yang akan dilakukan, yakni Endoscopic Ventriculostomy dan Calvarian Reduction Reconstruction.

"Seluruh biaya operasi dan pengobatan ditanggung GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI, dibantu berbagai pihak seperti PERIKHSA dan PT Indoprima Bionet. Sebagai wujud gotong royong untuk memberikan kesempatan hidup yang lebih baik bagi ananda Shafiqa dan keluarganya," jelasnya.

Ia juga menerangkan penanganan operasi Shafiqa ditemukan berbagai faktor oleh Tim Dokter Ahli GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI. Dari faktor internal, saudara kembar Shafiqa terlahir normal, sedangkan Shafiqa menderita hydrocephalus. Selain kekurangan gizi, Shafiqa sudah enam bulan tanpa penanganan medis.

Kemudian, CT scan kepala Shafiqa menunjukkan adanya pembesaran ventrikel dengan multilobulated septa, yaitu kemungkinan adanya infeksi. Hal-hal tersebut yang menggerakkan Tim Dokter Ahli GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI turun tangan memberi bantuan.

"Dari faktor eksternal, disebabkan ekonomi keluarga yang sangat kurang, bahkan iuran BPJS Kesehatan mereka sudah menunggak satu tahun. Rumah roboh pasca gempa, hingga tinggal di pengungsian padat. Terlepas dari berbagai faktor internal dan eksternal tersebut, kini ananda Shafiqa telah mendapatkan perawatan dari Tim Dokter Ahli GERAK BS dan Relawan 4 Pilar MPR RI. Semoga kondisinya bisa berangsur lebih baik," pungkasnya.

(ncm/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT