Air Pasang Pantai Selatan Jawa Akibat Udara Ekstrem di Aussie

Air Pasang Pantai Selatan Jawa Akibat Udara Ekstrem di Aussie

- detikNews
Senin, 31 Jul 2006 17:05 WIB
Kuta - Gelombang besar yang terjadi di selatan Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Papua dan Sumatera bagian selatan 3 hari terakhir disebabkan adanya tekanan udara ekstrem di Australia dan daratan Asia."Ini fenomena alam yang biasa terjadi di bulan Mei hingga September," ujar Daryono, peneliti BMG wilayah III Denpasar di kantor BMG Jalan Raya Kuta, Bali, Senin (31/7/2006).Dijelaskan Daryono, antara bulan Mei dan September awal biasanya terjadi musim angin timur. Hal ini dipicu karena perbedaan tekanan udara di Australia dan daratan Asia. Karena di Australia terjadi musim dingin. Di daratan Asia musim panas, maka tekanan udara di Asia lebih rendah daripada tekanan udara di Australia."Tekanan udara di Asia 1.000 millibar, sedangkan Australia 1.016 millibar," kata Daryono.Akibat perbedaan tekanan udara ini, angin bertiup dari Australia ke daratan Asia melalui maritim Indonesia.Jika terjadi perbedaan tekanan udara di Australia sangat ektsrem, maka terjadi aliran angin yang cukup keras atau kencang, sehingga di perairan Indonesia terjadi gelombang yang lebih tinggi.Pengaruh yang sama juga terjadi di NTB, NTT, Jawa, Bali, Sumatera bagian selatan. Bulan Oktober hingga Maret akan terjadi sebaliknya.Dampak di Bali terjadi tiupan angin cukup kuat. Ombak setinggi 2-3 meter. Seperti terjadi di Pantai Gianyar dan Kuta. Ini fenomena angin timur, bukan disebabkan aktivitas gempa. "Ini hal yang biasa terjadi di setiap angin timur," jelasnya. (jon/)


Berita Terkait