KBRI Beijing Tutup Sementara Usai Staf dan Pegawai Positif Corona

ADVERTISEMENT

KBRI Beijing Tutup Sementara Usai Staf dan Pegawai Positif Corona

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jumat, 16 Des 2022 12:40 WIB
KBRI Beijing
Foto: KBRI Beijing. (dok.ANTARA)
Jakarta -

Kedutaan Besar Republik Indonesia di Beijing (KBRI Beijing) China tutup sementara. Penyebabnya adalah sebagian besar staf dan pegawai KBRI positif COVID-19 usai menjalani tes PCR secara independen.

Dilansir Antara, Jumat (16/12/2022), penutupan sementara kantor KBRI Beijing ini berlaku hingga 20 Desember mendatang. Hasil tes PCR yang menunjukkan sejumlah staf dan pegawai KBRI Beijing positif COVID-19 itu keluar kemarin Kamis (15/12).

Dengan ditutupnya KBRI Beijing, staf dan pegawai yang positif COVID-19 diharapkan karantina mandiri di rumah hingga pulih. Karantina mandiri adalah salah satu langkah yang sesuai protokol kesehatan di Beijing.

KBRI Beijing akan kembali menggelar tes PCR secara independen pada Senin (19/12). Kantor perwakilan RI tersebut akan kembali beroperasi jika tes PCR pada Senin mendatang menunjukkan hasil yang baik.

Sebelumnya, KBRI Beijing menggelar tes PCR massal secara independen untuk staf dan keluarganya pada Rabu (14/12). Hasil tes PCR tersebut keluar pada Kamis.

KBRI Beijing tidak menyebutkan berapa banyak anggota staf dan pegawainya yang hasil tes PCR-nya menunjukkan positif COVID-19.

"Mohon maaf hari ini pelayanan tutup. Silakan datang lagi Selasa (20/12) depan," kata Atase Imigrasi KBRI Beijing Raden Fitri Saptaji kepada dua warga negara Indonesia yang hendak mengajukan permohonan perpanjangan paspor.

Sejak otoritas China mengumumkan pelonggaran kebijakan antipandemi COVID-19 pada Rabu (7/12), situasi di Beijing secara umum masih lengang karena banyak warga mengalami flu, yang diduga sebagai COVID-19 varian Omicron.

Terkait banyaknya warga yang mengeluh demam, China mendirikan sekitar 14.000 unit klinik flu di kota kelas dua. Selain itu, terdapat pula 33.000 unit bangsal flu di berbagai pelosok.

Simak video 'Harapan WHO soal Pandemi Covid-19 di 2023':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT