Tak Terima 8 Bulan Gaji, Karyawan Bus PPD Mogok
Senin, 31 Jul 2006 07:43 WIB
Jakarta - Kesal. Begitulah sikap karyawan bus PPD baik sopir maupun kondektur karena tidak mendapatkan gaji selama 8 bulan. Mereka pun mogok narik, dan berdemo di Istana Merdeka.Seperti dilaporkan Radio Elshinta, rencananya aksi akan dilakukan pukul 08.00 WIB. 450 Bus PPD akan digunakan untuk mengangkut ribuan pendemo. Bahkan anak dan istri akan dibawa serta untuk ditunjukkan kepada Presiden SBY dan para menterinya bagaimana sulitnya hidup mereka.Bus PPD ini berangkat dari 14 pool, antara lain dari pool Tangerang, Depok, dan Cakung, Bekasi. Bila seluruh karyawan berpartisipasi dalam demo ini maka tak kurang dari 4.300 orang akan memadati seputaran Jl Medan Merdeka Barat dan Jl Medan Merdeka Utara.Apabila presiden tidak memberikan respons atas aksi ini. Maka aksi akan terus berlanjut hingga 3 hari. Ini terpaksa dilakukan karyawan PPD karena bingung memenuhi kebutuhan rumah tangganya. Apalagi banyak anak mereka yang putus sekolah akibat tidak ada biaya.Sementara itu Departemen Perhubungan dan Kementerian BUMN sama sekali tidak mampu memberikan solusi atas masalah yang mereka hadapi.Persoalan gaji dan kesejahteraan menjadi masalah klasik bagi karyawan bus PPD. Beberapa waktu yang lalu demonstrasi juga dijadikan pilihan akibat kesejahteraan yang terabaikan. Padahal umumnya karyawan PPD sudah berusia lanjut.Belum lagi kondisi bus PPD yang memperihatinkan. Bahkan jumlah armada PPD terus menurun karena tidak ada peremajaan bus.Jalan-jalan utama seperti Jl Gatot Soebroto, Jenderal Sudirman, dan MH Thamrin diperkirakan akan sangat macet. Hati-hati!
(nvt/)











































