Psikolog Forensik Tepis Spekulasi Apokaliptik-Sekte di Keluarga Kalideres

ADVERTISEMENT

Psikolog Forensik Tepis Spekulasi Apokaliptik-Sekte di Keluarga Kalideres

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 16:35 WIB
Polda Metro merilis kesimpulan akhir terkait kematian keluarga Kalideres.
Polda Metro merilis kesimpulan akhir terkait kematian keluarga Kalideres. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Ketua Tim Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumawardhani mengungkap kematian empat anggota keluarga di Kalideres, Jakarta Barat. Dia menyebut keempatnya meninggal dengan cara yang natural.

"Sehingga keempat-empatnya memang cara kematiannya atau manner of death-nya baik Bapak Rudy, Ibu Renny, Bapak Budi dan Ibu Dian mengarah pada cara yang natural, tidak mengarah pada cara kematian yang lain," kata Reni dalam konferensi pers, Jumat (9/12/2022).

Dengan itu, Reni mengatakan pihaknya menepis adanya dugaan apokaliptik maupun sekte pada kasus ini. Termasuk Voluntarily Stopping Eating and Drinking (VSED).

"Berdasarkan autopsi psikologis yang kami lakukan, dapat ditepis dugaan dan spekulasi terkait perilaku dan paham apokaliptik, atau mungkin itu karena sekte, atau mungkin karena adanya voluntarily stopping eating and drinking," katanya.

Sebelumnya diberitakan polisi memastikan satu hal soal kasus empat orang sekeluarga tewas mengering di rumah Kalideres. Tidak ada orang selain keluarga yang masuk ke rumah Kalideres tersebut.

Rumah itu ada di Perumahan Citra Garden 1, Blok A C5, RT 05 RW 015, Kalideres, Jakarta Barat. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) juga telah mencocokkan bahwa empat mayat di dalam rumah tersebut merupakan satu keluarga.

Tak ada DNA selain DNA keempat orang tersebut di rumah itu.

(azh/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT