Meninggal Pertama, Kenapa Rudy Ayah Keluarga Kalideres Tak Dimakamkan?

ADVERTISEMENT

Meninggal Pertama, Kenapa Rudy Ayah Keluarga Kalideres Tak Dimakamkan?

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 16:14 WIB
Polda Metro merilis kesimpulan akhir terkait kematian keluarga Kalideres.
Polda Metro merilis kesimpulan akhir terkait kematian keluarga Kalideres. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Ketua Tim Asosiasi Psikologi Forensik (Apsifor) Reni Kusumawardhani mengungkapkan hasil pemeriksaan autopsi psikologis terkait kasus sekeluarga tewas di Kalideres, Jakarta Barat. Salah satu yang dijelaskan Reni adalah tentang alasan Rudyanto Gunawan yang pertama meninggal dunia tak dimakamkan.

Reni awalnya menyampaikan hasil pemeriksaan autopsi psikologis terkait urutan kematian keluarga di Kalideres sama dengan hasil pemeriksaan tim dokter forensik. Rudyanto Gunawan, yang merupakan kepala keluarga, disebut menjadi yang pertama meninggal dunia. Kemudian disusul Renny Margaretha (68), Budiyanto Gunawan (68), dan Dian Febbyana (42).

"Pascakematian Rudy tidak dimakamkan, mungkin banyak yang bertanya kenapa kok Rudy tidak dimakamkan," kata Reni dalam jumpa pers bersama di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (8/12/2022).

Reni mengatakan alasan keuangan menipis menjadi salah satu faktor Rudy tak dimakamkan. Hal itu terungkap dari bukti tabungan dan catatan keluar masuk dana.

"Rudy ini tidak dimakamkan karena, pertama, situasi keuangan sudah menipis, ini tampak dari barang bukti tabungan dan catatan keluar masuknya dana. Pada bulan Januari itu sudah sangat menipis, dan tentunya untuk berbagai upaya yang dilakukan, termasuk untuk pengobatan dalam rangka mencari hal-hal yang lebih baik untuk kehidupan empat keluarga ini," ujar Reni.

Selain situasi keuangan yang menipis, ekspektasi tinggi istri dinilai menjadi salah satu faktornya. Menurut Reni, keluarga tersebut kemungkinan tidak memakamkan Budy lantaran tak bisa mewujudkan pemakaman yang sesuai standar.

"Sementara ekspektasi istrinya yang memiliki satu kepribadian yang ingin tampil unggul di sini menjadi tidak mampu untuk mewujudkan sebuah proses pemakaman yang sesuai standarnya," ujar Reni.

"Jadi suaminya ini kebetulan karena ada keterbatasan dana, tidak seusai dengan ekspektasi dari istrinya, situasi keluarga juga sudah tidak memiliki lagi penghasilan tetap. Jadi mengandalkan tabungan yang sudah menipis," imbuh Reni.

Selanjutnya, menurut Reni, keluarga di Kalideres itu diduga sudah lama mengasingkan diri. Mereka disebut sungkan meminta pertolongan dari keluarga lain.

"Lalu sudah ada perilaku mengalienasi atau mengasingkan diri mereka sejak lama sekitar 20 tahunan. Sehingga komunikasi dengan kerabat sudah terputus, ini mengakibatkan mereka sungkan dan enggan untuk meminta pertolongan atau dukungan," beber dia.

Simak Video: Polisi Akan Ungkap Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres Sebelum 6 Desember

[Gambas:Video 20detik]




(knv/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT