Ma'ruf Amin: Bila Hukum Tumpul, Kemakmuran Tak Dapat Dinikmati Negara

ADVERTISEMENT

Ma'ruf Amin: Bila Hukum Tumpul, Kemakmuran Tak Dapat Dinikmati Negara

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 12:47 WIB
Wapres Maruf Amin (dok.setwapres)
Foto: Wapres Ma'ruf Amin (dok.setwapres)
Jakarta -

Wakil Presiden Ma'ruf Amin memberikan sambutan saat membuka acara peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022. Dalam sambutannya, Ma'ruf Amin mengatakan bahwa bila suatu negara menerapkan hukum yang tumpul, maka kemakmuran tidak bisa dinikmati negara tersebut.

"Pertama, negara manapun yang sumber dayanya melimpah, namun bila aturan mainnya lumpuh dan penegakan hukumnya tumpul, maka kemakmuran tidak mungkin dapat dinikmati oleh negara tersebut," ujar Ma'ruf Amin di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (9/12/2022).

Menurutnya, kekayaan yang hanya dirayakan oleh orang-orang yang memiliki akses pengambilan keputusan, dapat menyebabkan alokasi sumber daya jatuh. Hal itu membuat masyarakat tidak sejahtera.

"Korupsi kebijakan mengubah alokasi sumber daya dari yang seharusnya diproduksi demi kepentingan publik, dibajak demi memuaskan oligarki. Akibatnya, kemelaratan menjadi hamparan negeri," ujarnya.

Kemudian, Ma'ruf Amin mengatakan dalam upaya memberantas korupsi, harus ada perubahan pada perilaku pemerintah dan masyarakat. Salah satunya, perilaku koruptif berubah menjadi perilaku jujur dan berintegritas.

"Perubahan perilaku yang muncul dari dalam diri individu akan lebih menjamin kesuksesan kita dalam memberantas korupsi, daripada ancaman hukuman yang berat," katanya.

Selanjutnya, Ma'ruf Amin berharap semangat tema Hakordia 2022 menjadi penguat komitmen dan langkah untuk menjalankan rencana kerja pemerintah 2023. Dia mengatakan rencana kerja itu mengambil tema 'Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan'.

"Terkait hal tersebut, saat ini pemerintah membutuhkan dukungan untuk menyukseskan program prioritas pembangunan agar tidak terhambat oleh korupsi, antara lain percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem, penguatan sistem jaminan sosial, dan peningkatan sistem kesehatan nasional. Demikian pula, agenda revitalisasi pariwisata dan UMKM, hilirisasi industri, transisi energi, serta pembangunan infrastruktur, konektivitas, dan Ibu Kota Nusantara," ujarnya.

"Saya meminta seluruh pemangku kepentingan menyukseskan implementasi Peta Jalan Pemberantasan Korupsi 25 Tahun untuk mewujudkan Indonesia sebagai salah satu ekonomi terbesar di dunia," sambungnya.

Sebelumnya, dilansir situs resmi KPK, tema Hari Antikorupsi Sedunia 2022 adalah "Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi". Melalui tema ini, KPK ingin mengajak dan memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya memerangi korupsi. Memberantas korupsi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat di negeri ini tanpa terkecuali.

Pembukaan puncak acara Hakordia 2022 akan disiarkan secara langsung di media sosial KPK. Acara digelar Jumat (9/12) di Ruang Birawa Menara Bidakara, Jakarta.

(azh/azh)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT