Ketua KPK Firli Cium Tangan Wapres Ma'ruf Amin Usai Buka Hakordia 2022

ADVERTISEMENT

Ketua KPK Firli Cium Tangan Wapres Ma'ruf Amin Usai Buka Hakordia 2022

Muhammad Hanafi Aryan - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 11:18 WIB
Hakordia 2022 di Hotel Bidakara Jakarta (Hanafi/detikcom)
Foto: Hakordia 2022 di Hotel Bidakara Jakarta (Hanafi/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terlihat mencium tangan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Momen tersebut terlihat usai Ma'ruf Amin membuka acara Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022.

Pantauan detikcom, Jumat (9/12/2022), mulanya, acara akan dimulai dengan pembukaan Hakordia 2022 di Hotel Bidakara Grand Pancoran, Jakarta Selatan oleh Ma'ruf Amin. Ma'ruf Amin kemudian diminta naik ke atas panggung yang telah disediakan untuk membuka Hakordia 2022.

Kemudian, Ma'ruf mengucapkan slogan antikorupsi 'Indonesia Pulih Bersatu Berantas Korupsi'. Slogan itu kemudian diikuti peserta tamu undangan dengan mengucapkan 'Siap Indonesia Pulih, Bersatu Berantas Korupsi'.

Ma'ruf Amin pun menekan peluit elektronik sebagai tanda Hakordia 2022 resmi dibuka. Kemudian, telihat Ma'ruf Amin menyalami satu persatu tamu undangan yang ada di panggung, tak terkecuali Firli. Saat itu lah, Firli Bahuri membungkuk setengah badan dan mencium tangan Ma'ruf Amin.

Diketahui, dalam peringatan Hakordia tahun ini, KPK mengusung tema 'Indonesia Pulih Bersatu Lawas Korupsi'. Lewat tema ini, KPK ingin mengajak dan memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya memerangi korupsi. Memberantas korupsi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat di negeri ini tanpa terkecuali.

Ma'ruf Amin hadir di lokasi acara. Selain itu juga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla tampak hadir di lokasi didampingi Wakil Ketua KPK Johanis Tanak.

Kemudian, sejumlah menteri dan pejabat lainnya yang juga tampak hadir dalam acara ini antara lain Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Qholil Qoumas, Menkumham Yasonna Laoly, Mendikbud Nadiem Makarim, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah, Menteri Pertanian Syahrul Yasin, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, dan Wali Kota Bogor Bima Arya.

(mha/whn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT