Prosesi Siraman, Erina Diguyur Air 7 Sumber oleh Istri Sultan HB X-Mensesneg

ADVERTISEMENT

Prosesi Siraman, Erina Diguyur Air 7 Sumber oleh Istri Sultan HB X-Mensesneg

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 11:28 WIB
Tujuh wanita memulai prosesi siraman terhadap calon istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono. Prosesi ini dilakukan sebagai bentuk pembersihan diri sebelum menikah. (YouTube CNNIndonesia)
Foto: Tujuh wanita memulai prosesi siraman terhadap calon istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono. Prosesi ini dilakukan sebagai bentuk pembersihan diri sebelum menikah. (YouTube CNNIndonesia)
Solo -

Tujuh wanita memulai prosesi siraman terhadap calon istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono. Prosesi ini dilakukan sebagai bentuk pembersihan diri sebelum menikah.

Pantauan detikcom, di Sleman, DI Yogyakarta, air siraman ini diambil dari tujuh sumber dan dicampur dengan bunga setaman dan air kelapa muda hijau yang merupakan lambang cinta tulus. Siraman dimulai dari sang ibu, Sofiatun Gudono, yang menyiramkan air ke Erina yang mengenakan rangkaian bunga melati.

Air diambil dari 7 sumber yakni rumah Erina, rumah Presiden Joko Widodo (Jokowi), Keraton Kilen, Pakualaman, Puro Mangkunegaran, Masjid Raya Sheikh Zayed Surakarta dan air zamzam dari Tanah Suci Mekah. Air ini dicampur dengan bunga setaman

"Tujuh dari kata pituduh, pitutur, pitulungan, pitulus, pitukon, lan piturun. Dicampur dengan bunga setaman. Harapan agar kedua mempelai selalu dengan sifat-sifat kautaman," kata penata acara saat memandu prosesi siraman, Jumat (9/12/2022).

Yang menyiramkan air adalah ibu Erina; Istri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas; istri Paku Alam X, GKBRAy Atika Purnomowati, istri Mensesneg Pratikno, Siti Faridah Pratikno, Sutati Muhaimin, Zulaikha Surenggane, dan Nyai Hj Fatimatuz Zahro.

Tujuh wanita memulai prosesi siraman terhadap calon istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono. Prosesi ini dilakukan sebagai bentuk pembersihan diri sebelum menikah. (YouTube CNNIndonesia)Sejumlah tokoh yang mengikuti prosesi siraman ialah Istri Sultan Hamengkubuwono X, GKR Hemas; istri Paku Alam X, GKBRAy Atika Purnomowati, istri Mensesneg Pratikno, Siti Faridah Pratikno, Sutati Muhaimin, Zulaikha Surenggane, dan Nyai Hj Fatimatuz Zahro. (YouTube CNNIndonesia)

Prosesi siraman kemudian dilanjutkan dengan muloni atau mengucurkan air klenting dan mecah pamor atau memecah kendi berisikan air siraman. Pecahnya air kendi itu berarti pecahnya pamor calon mempelai putri.

Kemudian prosesi dilanjutkan dengan potong rikma atau memotong rambut Erina. Setelah itu, ibu dan kakak laki-laki Erina, Allen Adam Rinaldy Gudono, kemudian berjalan membimbing Erina ke kamar pengantin. Sebagai informasi, ayah Erina, Prof Mohammad Gudono, telah meninggal dunia. Karena itu, kakak laki-laki Erina menjadi walinya.

Selanjutnya, prosesi dilanjutkan dengan potong tumpeng, tanem rikma atau menanam rambut Erina dan Kaesang yang telah dipotong. Kemudian dulangan dan terakhir melepas ayam srana.

Sungkeman

Sebelumnya, Erina menjalani prosesi sungkeman. Erina meminta restu kepada ibunda, dan dua kakaknya, Allen Adam Rinaldy Gudono dan Nadya Sofia Gudono. Selain itu Erina juga sungkem dengan istri Sultan Hamengkubowono X, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dan istri Paku Alam X, Kanjeng Gusti Bendara Raden Ayu (KGBRAy) Atika Purnomowati.

Langkahan

Sebelumnya Erina juga menjalani prosesi langkahan. Prosesi langkahan ini dilakukan lantaran Erina melangkahi dua kakaknya yang belum menikah.

Prosesi langkahan ini dilakukan usai Erina sungkeman meminta restu ibunda. Erina duduk bersimpuh di bawah dan meminta izin kepada kedua kakaknya, Allen Adam Rinaldy Gudono dan Nadya Sofia Gudono. Dua kakak Erina pun kemudian memberikan restunya. Mereka mengaku ikhlas dan mendoakan agar pernikahan Erina berjalan lancar.

Majang Pasarean

Prosesi langkahan dilakukan Erina usai meminta restu kepada Ibunda dan majang pasaraean. Majang pasarean adalah prosesi menata tempat tidur pengantin perempuan.

Prosesi majang pasarean ini dilakukan Erina bersama ibunda, GKR Hemas, GKBRAy Atika Purnomowati, Siti Faridah Pratikno, Sutati Muhaimin, Zulaikha Surenggane, dan Nyai Hj Fatimatuz Zahro.

Pasang Bleketepe

Sebelumnya, kakak laki-laki dan ibunda Erina juga melakukan prosesi majang tarub dan masang bleketepe. Selain itu, mereka juga memasang tuwuhan yakni pemasangan 'ubo rampe' pelengkap prosesi pernikahan. Tuwuhan dipasang di kanan kiri pintu masuk kediaman mempelai.

Usai memasang bleketepe, kakak laki-laki Erina dan ibunya melakukan prosesi cethik geni dan adang sepisan. Di sini, keduanya secara simbolis menanak nasi dan menyalakan api untuk membakar kayu.

Lihat video 'Senyum Manis Erina Gudono Jalani Prosesi Siraman':

[Gambas:Video 20detik]



(mae/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT