Pengacara Natalia Rusli Buka Suara soal Penetapan DPO Dirinya

ADVERTISEMENT

Pengacara Natalia Rusli Buka Suara soal Penetapan DPO Dirinya

Arief Ikhsanudin - detikNews
Jumat, 09 Des 2022 09:54 WIB
Natalia Rusli
Foto: Natalia Rusli (tengah) (Zun/detikcom)
Jakarta -

Polres Metro Jakarta Barat telah menetapkan pengacara Natalia Rusli masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus penggelapan. Natalia Rusli menyebut ada dugaan kriminalisasi dalam penetapan DPO tersebut.

"Saya mau ungkap upaya kriminalisasi dan pemerasan dibalik kasus saya yang ditangani oleh Polres Jakbar," kata Natalia saat dihubungi, Jumat (9/12/2022).

Menurut Rusli, polisi memaksakan kasus tersebut. Dia mengatakan telah dua kali membuat laporan, kepada Inspektorat Pengawasan Umum Daerah (Itwasda) Polda Metro Jaya, dan Kepala Biro Pengawas Penyidikan (Karowassidik).

"Yang pertama, saya melaporkan kasus ini ke Itwasda Polda Metro Jaya, hasil gelar menyatakan bahwa kasus ini bukan tindakan pidana. Yang kedua, saya membuat laporan ke Karowasisdik, dan hasil gelar menyatakan juga bahwa kasus ini tidak terdapat tindak pidana," katanya.

Namun, menurut Natalia, Polres Jakarta Barat tidak mengikuti dua keputusan tersebut. Karena itu, Natalia menilai Polres Jakbar memaksakan.

"Dan Polres Jakbar tidak mengikuti hasil rekomendasi dari Itwasda, maupun Karowassidik, yang dua-duanya menyatakan bahwa tidak ada tindakan pidana dalam kasus ini, sehingga terkesan memaksakan dan ada upaya mengkriminalisasi saya sebagai advokat," ucapya.

Kemudian, dia mengklaim bahwa pelapor sempat ingin melakukan damai atau rujuk. Tapi, disebut pelapor minta sejumlah uang.

"Lalu pihak pelapor menyatakan ingin melakukan rujuk, namun setelah ada perwakilan saya yang menemui pihak pelapor, ternyata saya diminta untuk membayar Rp 6 miliar karena sudah banyak operasional pelapor untuk menjalankan laporan polisi ini hingga saya menjadi tersangka," katanya.

Selain itu, Natalia Rusli menduga penetapan DPO dikeluarkan agar dia tidak bisa ajukan praperadilan.

"Saat saya mau melakukan praperadilan terhadap laporan polisi ini, terhadap Polres Jakbar, segera mereka mengeluarkan pernyataan DPO terhadap saya. Hal tersebut dikarenakan seorang DPO tidak dapat melakukan upaya hukum praperadilan," katanya.

Lihat juga video 'Momen Polisi Sergap Buron Kasus Korupsi di Tol, Teriak 'Sudah Diam!'':

[Gambas:Video 20detik]



Natalia Rusli jadi DPO Polres Jakbar. Simak di halaman selanjutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT