KY Verifikasi Laporan Kuat Ma'ruf soal Hakim di Sidang Pembunuhan Yosua

ADVERTISEMENT

KY Verifikasi Laporan Kuat Ma'ruf soal Hakim di Sidang Pembunuhan Yosua

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 10:56 WIB
Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bharada E, Kuat Maruf dan Bripka Ricky digelar di PN Jaksel hari ini. Begini momennya.
Kuat Ma'ruf (berbaju putih). (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Majelis hakim yang menyidangkan perkara penembakan Brigadir Yosua Hutabarat dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY) oleh kuasa hukum Kuat Ma'ruf. Merespons hal itu, Komisi Yudisial (KY) mengaku akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan verifikasi.

"Benar, yang bersangkutan melalui kuasa hukumnya mengajukan laporan terhadap ketua majelis kepada Komisi Yudisial. Kita akan verifikasi dulu laporannya, apakah memenuhi syarat atau tidak untuk ditindaklanjuti," kata juru bicara Komisi Yudisial Miko Ginting dalam keterangannya, Kamis (8/12/2022).

KY memastikan akan menangani laporan dari pihak kuasa hukum Kuat Ma'ruf tersebut secara objektif. Ia menekankan Komisi Yudisial berwenang dalam memeriksa ada atau tidaknya pelanggaran etik dan perilaku hakim.

"Yang pasti, Komisi Yudisial akan memeriksa laporan ini secara objektif," ujarnya.

KY memastikan jalannya persidangan kasus pembunuhan Brigadir J tidak akan terganggu oleh adanya laporan dari pihak Kuat Ma'ruf.

"Perlu pemahaman bahwa area Komisi Yudisial adalah memeriksa ada atau tidaknya pelanggaran etik dan perilaku hakim. Jadi penanganan laporan ini tidak akan mengganggu jalannya persidangan," ujarnya.

Sebelumnya, majelis hakim yang menyidangkan perkara penembakan Brigadir Yosua Hutabarat dilaporkan ke Komisi Yudisial (KY). Pelaporan ini dilakukan oleh pihak kuasa hukum Kuat Ma'ruf.

Kuasa hukum Kuat Ma'ruf, Irwan Irawan, mengatakan pihaknya melakukan pelaporan untuk menjaga kehormatan lembaga peradilan. Ia berharap laporan tersebut dapat ditindaklanjuti secara adil.

"Ya, kami melaporkan hal tersebut untuk menjaga kehormatan lembaga peradilan," ujar kuasa hukum Kuat, Irwan Irawan, saat dihubungi detikcom, Rabu (7/12/2022).

"Semoga Bawas dan KY bisa menindaklanjuti secara fair," tuturnya.

Baca halaman selanjutnya.

Simak juga 'Ruang Tahanan Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf Bakal Dipisah!':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT