Perkuat Kerja Sama, Banggar DPR Bertemu Parlemen Arab Saudi

ADVERTISEMENT

Laporan dari Riyadh

Perkuat Kerja Sama, Banggar DPR Bertemu Parlemen Arab Saudi

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 08 Des 2022 00:18 WIB
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melaksanakan kunjungan kerja ke Arab Saudi bertemu dengan Komite Keuangan dan Ekonomi Parlemen Kerajaan Saudi Arabia.
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah (kiri). (Farih Maulana Sidik/detikcom)
Jakarta -

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah, melaksanakan kunjungan kerja ke Arab Saudi bertemu dengan Komite Keuangan dan Ekonomi Parlemen Kerajaan Saudi Arabia. Kunjungan parlemen Indonesia ke parlemen Kerajaan Arab Saudi demi meningkatkan hubungan baik kedua negara.

"Sebenarnya kunjungan kerja ini sudah kami rencanakan tahun lalu, tetapi terhalang oleh pendemi Covid-19, khususnya di Indonesia saat itu sedang memuncak sehingga agenda kunjungan kerja ke Parlemen Saudi Arabia terpaksa kami jadwalkan ulang. Syukur Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, setelah penyebaran Covid-19 sudah mulai mereda dan terkendali, akhirnya kunjungan kerja ini dapat terlaksana," kata Said dalam pidato pertemuan di Riyadh, Arab Saudi, Rabu (7/12/2022).

Said mengatakan Kerajaan Arab Saudi adalah salah satu negara yang menjadi mitra strategis Indonesia dan akan terus terjalin ke depan. Menurutnya, ada banyak jembatan penghubung antara Indonesia dan Arab Saudi yang membentuk hubungan kedua negara semakin memiliki arti penting.

"Pelaksanaan ibadah haji dan umrah, serta diaspora Indonesia melalui siswa, mahasiswa dan tenaga kerja Indonesia yang sekolah dan bekerja di Kerajaan Arab Saudi, adalah jangkar masyarakat Indonesia yang tertancap kuat di Tanah Suci ini, hubungan ini telah terbangun lama, lebih lebih lama dari hubungan G to G yang dimulai sejak tahun 50-an, di masa Presiden Sukarno," ucap Said.

Demi memperluas hubungan people to people, dan G to G, Said mengharapkan kunjungan ini juga kian menguatkan hubungan parlemen to parlemen. Dia menyebut Indonesia dan Arab Saudi memiliki banyak kesamaan yakni sama-sama mayoritas berpenduduk muslim, sama-sama memiliki bonus demografi, dan sama-sama anggota G20.

"Atas kesamaan itulah, kami Badan Anggaran DPR Republik Indonesia memandang penting berkunjung ke parlemen Kerajaan Saudi Arabia, khususnya pada Komite Keuangan dan Ekonomi," ujarnya.

Said menyebut Indonesia baru saja menyelenggarakan pertemuan puncak G-20 di Bali pada 15-16 November 2022 lalu. Kerajaan Saudi Arabia dan Indonesia adalah dua negara yang tergabung dalam 20 negara-negara dengan PDB terbesar di dunia.

"KTT G20 di Bali November 2022 lalu menjadi jawaban penting dalam merespon situasi dunia yang makin rentan, dan penuh ketidakpastian," tegasnya.

Lebih jauh, Said mengatakan krisis politik kawasan telah menjelma menjadi ancaman baru, berbarengan dengan pandemi Covid-19 yang terus mengintai peradaban. Menurut ya, KTT G20 di Bali telah menjadi jembatan yang menghubungkan kebuntuan komunikasi kekuatan politik dan ekonomi dunia, yang nyaris jatuh pada situasi seperti era perang dingin.

"Alhamdulillah, Indonesia dan Saudi Arabia ikut menjadi ice breaker, dan menjadikan KTT G20 sebagai sarana bersama untuk recover togather, and recover stronger," katanya.

Simak juga 'Menteri Haji-Umrah Saudi Bertemu Wapres, Bahas Visa hingga Kuota Haji':

[Gambas:Video 20detik]



(fas/rfs)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT