Bantah Sambo, Bharada E Tegaskan Sambo Ikut Tembak Yosua

ADVERTISEMENT

Bantah Sambo, Bharada E Tegaskan Sambo Ikut Tembak Yosua

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 19:28 WIB
Ferdy Sambo bersaksi dalam sidang lanjutan Bharada Richard Eliezer, Bripka Ricky Rizal, dan Kuat Maruf. Begini momennya.
Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Richard Eliezer atau Bharada E membantah keterangan Ferdy Sambo soal penembakan Brigadir Yosua. Eliezer menegaskan Sambo ikut menembak Yosua.

Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir Yosua di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (7/12/2022), Sambo hadir memberikan keterangan sebagai saksi. Richard Eliezer, Ricky Rizal, hingga Kuat Ma'ruf duduk sebagai terdakwa.

Dalam kesaksiannya hari ini, Sambo mengaku tidak ikut menembak Yosua. Sambo mengatakan hanya menembak dinding-dinding.

Keterangan itu dibantah oleh Richard Eliezer. Dia menegaskan eks Kadiv Propam Polri itu ikut menembak Yosua.

"Saya melihat beliau menembak ke arah Yosua, Yang Mulia. Dan saya juga tidak menembak sebanyak lima kali," kata Eliezer.

Eliezer juga membantah keterangan Sambo soal pertanyaan kesiapan Eliezer jika Yosua melawan. Menurut Eliezer, keterangan itu tidak benar.

"Pada saat di lantai 3 rumah Saguling, Yang Mulia, tidak ada kata-kata dari beliau yang menanyakan kepada saya untuk apakah kamu siap mem-backup saya ataupun menanyakan kepada saya 'Kamu siap nggak nembak kalau Yosua melawan?'. Itu tidak ada, tidak benar," kata Eliezer.

"Yang benar?" tanya hakim.

"Yang benar adalah pada saat itu beliau memerintahkan saya untuk menembak Yosua dan setelah itu dia juga menceritakan kepada saya tentang skenario yang nanti akan dijelaskan dan dijalankan di Duren Tiga, Yang Mulia," jawab Eliezer.

Eliezer juga membantah keterangan Sambo soal perintah 'hajar'. Perintah dari Sambo, kata Eliezer, tegas mengatakan untuk menembak Yosua.

"Dan ada saya membantah juga tentang kata-kata beliau tentang 'menghajar'. Bahwa tidak ada, tidak benarnya itu karena yang sebenarnya kan beliau mengatakan kepada saya dengan keras, dengan teriak juga, Yang Mulia, dia mengatakan kepada saya untuk 'Woy kau tembak, kau tembak cepat. Cepat kau tembak,'" jelas Eliezer.

Hakim lalu bertanya kepada Sambo soal bantahan Eliezer itu. Sambo menegaskan tetap berpegang pada kesaksian yang telah diberikannya hari ini.

"Bagaimana keterangan saksi atas bantahan keterangan terdakwa?" tanya Hakim.

"Saya tetap pada keterangan saya," jawab Sambo.

Kesaksian Ferdy Sambo

Ferdy Sambo mengklaim dirinya tidak menghendaki kematian Brigadir N Yosua Hutabarat. Sambo mengatakan Bharada Richard Eliezer menembak Yosua sebanyak lima kali hingga Yosua terkapar.

"Saat kejadian, itu kan durasi singkat, kalaulah Saudara kehendaki korban Yosua meninggal, Saudara kehendaki nggak?" tanya hakim ke Sambo dalam sidang di PN Jaksel, Rabu (7/12/2022).

"Tidak," jawab Sambo.

Hakim lantas bertanya, jika tidak menghendaki kematian Yosua, mengapa Sambo meminta Bripka Ricky Rizal dan Eliezer mem-backup dengan cara ancang-ancang menembak.

"Jadi kalau Saudara tidak menghendaki korban meninggal si Yosua, tentunya saat konfirmasi. Kenapa Saudara katakan ke Ricky maupun Richard ketika Yosua melawan siap tidak tembak?" cecar hakim.

"Itu kesempatan terakhir yang harus digunakan apabila dalam kondisi terpaksa," ucap Sambo.

"Artinya meninggalnya korban pilihan?" tanya hakim.

"Saya hanya itu dalam kondisi terpaksa," kata Sambo.

Sambo Ngaku Tak Tembak Yosua

Dalam sidang ini, Sambo juga mengaku tidak menembak Yosua. Sambo mengatakan hanya Eliezer yang menembak Yosua.

"Penegasan saja, Bapak, yang tembak korban sebenarnya apakah hanya RE (Richard Eliezer) atau ada orang lain?" tanya jaksa.

"Sepenglihatan saya hanya Richard (yang tembak Yosua)," tegas Sambo.

Simak Video: Dicecar Jaksa, Sambo Ungkap Hasil Tes Kebohongan soal Tidak Tembak Yosua

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT