Tangani Krisis Air, PAM Jaya Bangun Tandon di 9 Titik

ADVERTISEMENT

Tangani Krisis Air, PAM Jaya Bangun Tandon di 9 Titik

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 15:54 WIB
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin (Anggi-detikcom)
Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin (Anggi/detikcom)
Jakarta -

BUMD DKI Jakarta, PAM Jaya, akan membangun tandon air untuk mengatasi permasalahan krisis air di sejumlah titik. Nantinya, tandon air itu akan memenuhi kebutuhan air bersih warga di 9 titik di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.

"Totalnya ada 9 titik, pertama yang akan kita bangun serentak yang memang rawan air," kata Direktur Utama PAM Jaya Arief Nasrudin saat ditemui di kawasan Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (7/12/2022).

Arief menyampaikan, tandon air pertama dibangun di kawasan Marunda Kepu, Jakarta Utara. Bahkan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono bakal meninjau lokasi tandon air di Marunda Kepu dalam waktu dekat.

Sedangkan di Jakarta Barat, tandon air akan dibangun di sejumlah kelurahan, antara lain Duri Kosambi, Semanan, Kalideres, Tamansari, serta Tambora.

"Ada beberapa kelurahan, jadi itu totalnya ada 9 titik pertama yang akan kita bangun serentak yang memang rawan air," terangnya.

Arief menuturkan, tandon air memiliki kapasitas yang bervariasi di setiap lokasi. Seperti misalnya di Kelurahan Kalideres, kapasitasnya besar karena wilayah tersebut belum tersentuh jaringan perpipaan.

"Satu titik bermacam macam kalau Kalideres itu ada 1.700 KK dan itu belum pernah ada perpipaan," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, Krisis air bersih masih menghantui sejumlah wilayah di DKI Jakarta. Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta PAM Jaya bergerak cepat menangani permasalahan tersebut, misalnya dengan mengirimkan air bersih dengan kendaraan portabel.

"Tentunya kewajiban salah satunya PAM ya untuk segera menindaklanjuti termasuk juga mengirim air bersih melalui kendaraan yang portabel," kata Heru Budi di gedung DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (9/11).

Heru mengaku sudah menyambangi sejumlah wilayah terdampak krisis air bersih, salah satunya Kosambi di Cengkareng, Jakarta Barat. Sejauh ini, menurut dia, krisis air di Duri Kosambi telah ditangani.

"Ya, dua minggu lalu juga saya udah kesana (Duri Kosambi), ya memang sudah ditangani melalui PDAM, ya nanti saya tindak lanjuti lagi," jawabnya.

Sedangkan kondisi krisis air di Kampung Marunda Kepu, Jakarta Utara, akan segera ditindaklanjuti. "Saya minta Kepala Dinas terkait sama PAM untuk tindak lanjuti," ujarnya.

(taa/dek)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT