Periksa Wabup Pamekasan, KPK Dalami Penjelasan Dokumen Bankeu Jatim

ADVERTISEMENT

Periksa Wabup Pamekasan, KPK Dalami Penjelasan Dokumen Bankeu Jatim

Adrial Akbar - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 13:54 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK telah memeriksa Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin. Dia diperiksa sebagai saksi terkait tindak pidana korupsi suap alokasi anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Timur periode 2014-2018 dengan tersangka Budi Setiawan.

"Saksi hadir dan pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi, " ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (7/12/2022).

Ali mengatakan Fattah diperiksa untuk mendalami dokumen bantuan Provinsi ke Kabupaten kala dirinya menjabat Kepala Bappeda Provinsi Jatim. Pemeriksaan sendiri dilangsungkan pada Selasa (6/12) kemarin.

"Saksi didalami soal penjelasan dokumen proses bantuan keuangan provinsi ke kabupaten saat ia menjabat sebagai Kepala Bappeda Provinsi Jatim," pungkas Ali

Sebelumnya, KPK memanggil Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin. KPK meminta keterangan Fattah soal tindak pidana korupsi suap alokasi anggaran Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Timur periode 2014-2018.

Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyebut Fattah Jasin dipanggil dengan kapasitas sebagai saksi untuk tersangka Budi Setiawan selaku mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPAKD).

"Hari ini (6/12) pemeriksaan saksi tindak pidana korupsi suap terkait pengalokasian anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Timur pada periode 2014-2018, untuk tersangka Budi Setiawan dkk," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Selasa (6/12).

Diketahui, Budi Setiawan sendiri merupakan tersangka yang ditetapkan KPK di kasus suap alokasi anggaran bantuan keuangan Pemprov Jawa Timur (Jatim). Saat ini, Budi Setiawan tengah menjalani masa penahanan guna proses penyidikan.

Adapun perkara Budi Setiawan ini bermula dari fakta hukum yang ditemukan oleh pihak KPK saat persidangan eks Bupati Tulungagung Syahri Mulyo dan penyidikan perkara Tigor Prakasa selaku Direktur PT Kediri Putra. Keduanya terjerat kasus suap pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung periode 2013-2018.

Sebelumnya Wabup Pamekasan Fattah Jasin telah dipanggil KPK terkait kasus suap bantuan keuangan Pemprov Jatim pada 2014-2018 pada 19 September lalu.

(knv/knv)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT