Layanan Kependudukan Kemendagri di Cianjur Dapat Apresiasi

ADVERTISEMENT

Layanan Kependudukan Kemendagri di Cianjur Dapat Apresiasi

Danzel Samuel - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 12:21 WIB
Kemendagri
Foto: dok. Kemendagri
Jakarta -

Layanan administrasi kependudukan yang diselenggarakan Satgas Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) 'Dalam Negeri Peduli Cianjur' mendapat apresiasi BNPB, DVI Polri and para aparatur dari desa kecamatan serta masyarakat Kabupaten Cianjur. Ini karena Tim Satgas Dukcapil dinilai sangat membantu dalam proses percepatan penerbitan 1.776 dokumen seperti kartu keluarga (KK), e-KTP, akta kematian bahkan akta kelahiran.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan, meminta jajarannya di Ditjen Dukcapil terjun langsung untuk membantu korban terdampak bencana gempa Cianjur.

"Satuan Tugas dari Ditjen Dukcapil Kemendagri supervisi Disdukcapil Cianjur agar segera menerbitkan akta kematian sesuai alamat korban setelah dilakukan verifikasi dengan data kependudukan Ditjen Dukcapil," ujar Tito dalam keterangan tertulis, Rabu (7/12/202).

Arahan Tito langsung dilaksanakan oleh Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh dengan mengirimkan dua Tim Satgas Dukcapil Kemendagri Peduli Cianjur. Mereka mempunyai mengirimkan 10 personil, dan dibekali peralatan lengkap seperti mobile enrollment, alat cetak hingga blanko KTP. Zudan dalam arahannya meminta Satgas Dukcapil Pusat segera membentuk Satgas Gabungan dengan Dinas Dukcapil Cianjur.

"Langsung saja terbitkan Kartu Keluarga bagi semua rumah yang hancur untuk bahan pendataan," seru Zudan.

Setelah 9 hari bertugas, Sesditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam melakukan monitoring dan evaluasi dengan mengunjungi dan memberikan dukungan kepada Tim Satgas II Peduli Cianjur. Ia diterima oleh Plt. Kadis Dukcapil Jabar Indrastuti Chandra, Kadis Dukcapil Cianjur Munajat, Kadis Kabupaten Cirebon Imam Supriadi, Kades Bunisari, Kabid Dafduk Kabupaten Sukabumi, Ketua dan seluruh Tim II Satgas Dukcapil Kemendagri.

"Berbagai dokumen kependudukan yang sudah diterbitkan oleh Satgas Dukcapil pada gilirannya mampu membantu masyarakat korban gempa dalam mendapatkan bantuan secara akurat dan cepat," kata Hani.

Hani langsung ke kantor Desa bersama seluruh Kadis untuk berdiskusi dengan Kades terkait data korban dan kondisi penerimaan bantuan di Desa Bunisari yang termasuk wilayah parah dampak gempa. Ia juga mengucapkan terima kasih atas penerbitan akta kematian dan updatenya KK warga.

"Kades mengucapkan terima kasih karena 11 warganya meninggal telah diterbitkan akta kematian, juga atas update KK dan KTP-el warga yang hilang tertimbun tanah/bangunan diberi ganti KTP-el baru," kata Hani.

Usai bertemu dengan Kades Bunisari, Hani menyerahkan secara simbolik akta kematian kepada 3 orang ahli waris korban.

"Pada kesempatan tersebut, ketiga ahli waris korban sangat terharu dan menyampaikan ucapan terima kasih Bapak Mendagri, Bapak Dirjen dan seluruh tim Dukcapil karena memberi perhatian yang besar dengan memberikan akta kematian yang sangat mereka butuhkan nantinya untuk santunan kematian, bantuan sosial, bantuan kesehatan, bantuan rehab rumah dari pemerintah serta layanan publik lainnya," kata Hani.

Dalam rapat konsolidasi dengan para Kadis dan seluruh anggota Tim II Satgas melakukan evaluasi pelaksanaan pelayanan terkait dokumen Dukcapil. Terutama penerbitan data akta kematian dari tanggal 25 November hingga 3 Desember. Terdapat 33 akta kematian yang telah diterbitkan per Jumat pukul 20:00 WIB, sedangkan 18 orang masih dalam konfirmasi untuk bahan dukung proses verifikasi dan validasi.

Rekap data akta kematian yang terbit ditandatangani oleh Kadis Dukcapil Kabupaten Cianjur, dan turut ditandatangani oleh Plt. Kadis Dukcapil Jabar Indrastuti dan Tim II Satgas Dukcapil Kemendagri, Suwandi. Kadis Dukcapil Cianjur Munajat akan melaporkan data tersebut kepada Bupati Cianjur Herman Suherman.

Terkait dengan keberadaan Tim Satgas Dukcapil Kemendagri selanjutnya, Munajat menyatakan pelayanan dokumen Dukcapil berikut cukup dilakukan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Cianjur yang didukung oleh Dinas Dukcapil Kabupaten dan Kota Sukabumi.

Selama 9 hari, Tim I dan II melayani melayani sebanyak 1.776 dokumen Dukcapil dengan rincian berikutnya. Akta kematian sebanyak 336 lembar; cetak KK sebanyak 571 lembar; cetak KTP-el sebanyak 840 keping, cetak akta kelahiran 8; dan perekaman data KTP-el baru sebanyak 21. Hani melaporkan kepada Zudan, Tim II Satgas Dukcapil Kemendagri saat kembali ke Jakarta.

"Alhamdulillah semuanya telah tiba di rumah masing-masing dalam keadaan selamat serta semuanya sehat wal'afiat," pungkas Hani.

(prf/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT