5 Fakta Sabu Cair Beredar, Anak Muda Pengguna Vape Disasar

ADVERTISEMENT

5 Fakta Sabu Cair Beredar, Anak Muda Pengguna Vape Disasar

Yogi Ernes, Wildan Noviansah - detikNews
Rabu, 07 Des 2022 05:32 WIB
vape
Ilustrasi vape (shutterstock).
Jakarta -

Polda Metro Jaya membongkar peredaran narkoba berupa sabu cair yang digunakan sebagai likuid vape. Pengedar narkoba itu menyasar anak muda yang sering mengisap vape.

"Pada tanggal 27 November 2022, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya melakukan penangkapan kasus narkoba, dengan modus likuid yang berbahan methamphetamine," ujar Kombes Mukti Juharsa dalam keterangan kepada detikcom, Rabu (30/11/2022).

Berikut adalah fakta-fakta kasus beredarnya sabu cair sebagai likuid vape.

1) Narkoba Jenis Baru

Polisi memastikan bahwa sabu cair itu merupakan narkoba jenis baru. Terlebih, sabu likuid itu bisa digunakan untuk vape yang banyak digunakan oleh anak muda.

"Modus baru ini digunakan untuk membuat narkoba jenis MDMA atau sabu dengan menggunakan likuid tersebut," kata Mukti, Rabu (30/11).

2) Dikirim dari Eropa

Sabu likuid ini berasal dari Itan. Namun, jalur distribusinya melalui Eropa.

"Ada informasi bahwa ini dikirim dari Iran melalui Eropa baru ke Indonesia," imbuhnya.

3) Kasus Pertama di Indonesia

Mukti mengatakan kasus sabu likuid tersebut merupakan kasus pertama yang terjadi di Indonesia. Mukti mengatakan sabu likuid nantinya bisa membahayakan masyarakat, terutama anak muda.

"Iya (pertama kali), kan bahaya likuid ini kan bisa dipakai oleh kaum muda nanti diawasi," kata Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Mukti Juharsa saat kepada wartawan, kepada kepada wartawan, Selasa (6/12/2022).

Polisi kerja sama dengan BPOM. Simak di halaman selanjutnya.

Saksikan juga 'Bahaya Vape Vs Rokok':

[Gambas:Video 20detik]





ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT