Muncul Tanya Depok Kota Layak Anak gegara Gusur SDN Pocin 1 Sepihak

ADVERTISEMENT

Muncul Tanya Depok Kota Layak Anak gegara Gusur SDN Pocin 1 Sepihak

Brigita Belia - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 21:01 WIB
Sejumlah siswa mengikuti ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) di SDN Pondok Cina 1, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/12/2022). Pekan ujian Penilaian Akhir Semester (PAS) yang berlangsung sampai 9 Desember tersebut menjadi pekan terakhir para siswa berkegiatan belajar mengajar sebelum direlokasi ke SDN Pocin 3 dan SDN Pocin 5 dikarenakan lahan sekolah itu akan dijadikan masjid.
SDN Pondok Cina saat kegiatan belajar mengajar. (Asprilla Dwi Adha/Antara Foto)
Jakarta -

SDN Pocin 1 bakal digusur karena akan dibangun masjid. Rencana ini pun memunculkan tanya soal Depok yang disebut kota layak anak.

Sebagaimana diketahui, Pemkot Depok membatasi kegiatan belajar mengajar di SDN Pocin 1 hingga Jumat (9/12). Siswa SDN Pocin 1 dipaksa angkat kaki pada pekan selanjutnya.

"Kita membatasi proses belajar mengajar maksimal sampai tanggal 9, setelah itu pada tanggal 12 Desember mereka sudah harus pindah ke SDN Pondok Cina 3 dan 5, yang berkenan untuk pindah," kata Sekda Depok, Supian Suri, seusai audiensi pada Rabu (30/11).

Per Senin (5/12), ada sekitar 180 siswa yang mengikuti penilaian akhir semester (PAS). Ujian akhir semester (UAS) itu akan digelar hingga Jumat (9/12) nanti. Setelah itu, pada Senin (12/12) siswa diharuskan 'angkat kaki' dari SDN Pocin 1 untuk pindah ke sekolah lain.

Rencana relokasi SDN Pocin 1 karena di lahan tersebut akan dibangun masjid ramai dikritik oleh anggota DPRD Kota Depok hingga sejarawan. Meski begitu, Pemkot Depok tetap menjalankan rencana tersebut.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan lokasi masjid raya bisa dipindah jika polemik lahan SDN Pocin 1 belum beres. Dia juga meluruskan berita yang menyebut rencana pembangunan masjid di lahan SDN Pocin 1 merupakan perintah dia selaku Gubernur Jabar.

"Pemerintah Provinsi Jabar kapasitasnya hanya menampung aspirasi daerah. Mau alun-alun silakan, mau pariwisata, gedung kesenian, maupun masjid/rumah ibadah, silakan," kata RK dalam akun Instagramnya, seperti dilihat, Kamis (17/11).



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT