Ikatan Pilot Indonesia Dukung Perjanjian FIR RI-Singapura

ADVERTISEMENT

Ikatan Pilot Indonesia Dukung Perjanjian FIR RI-Singapura

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 15:27 WIB
Ilustrasi Langit
Ilustrasi langit (Getty Images/iStockphoto/Thithawat_s)
Jakarta -

Tiga bulan lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken Peraturan Presiden (Perpres) tentang Pengesahan Perjanjian Flight Information Region (FIR) Indonesia dan Singapura. Ikatan Pilot Indonesia (IPI), bersama Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Asosiasi Pilot Citilink (APIC) mengapresiasi keputusan pemerintah ini.

"Maka dengan ini, Ikatan Pilot Indonesia (IPI) bersama dengan Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Asosiasi Pilot Citilink (APIC) menyatakan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta mendukung penuh keputusan Pemerintah Republik Indonesia mengenai perjanjian Realignment FIR," kata IPI dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/12/2022).

Keterangan ini disampaikan sehubungan dengan FIR antara Indonesia dan Singapura yang telah ditandatangani di Bintan pada 25 Januari 2022 dan sudah diratifikasi melalui Perpres 109/2022 tentang Pengesahan Persetujuan antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Republik Singapura.

Untuk diketahui, IPI merupakan Organisasi Profesi Nirlaba yang menaungi Pilot Indonesia dan anggota dari International Federation of Airline Pilots' Associations (IFALPA) yang merupakan organisasi terundang atau invited organization di dalam rapat-rapat International Civil Aviation Organization (ICAO).

IPI menyatakan perjanjian ini akan memudahkan teknis pelaksanaan penerbangan mereka.

"Perjanjian tersebut akan semakin memudahkan teknis pelaksanaan penerbangan bagi para stakeholder kedirgantaraan Indonesia di wilayah udara Republik Indonesia di sekitar daerah Laut China Selatan dan Provinsi Kepulauan Riau," tuturnya.

Selain itu, IPI beserta Asosiasi Pilot Garuda dan Asosiasi Pilot Citilink mendukung dan mendorong program Kementerian Perhubungan untuk sepenuhnya mengimplementasikan Perjanjian Realignment FIR tersebut dengan secara inklusif melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

(rdp/imk)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT