Gerindra Bingung Anggota PKS Kritik Pengesahan RKUHP: Mereka Setuju

ADVERTISEMENT

Gerindra Bingung Anggota PKS Kritik Pengesahan RKUHP: Mereka Setuju

Dwi Rahmawati - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 11:15 WIB
Debat panas terjadi antara Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dengan Anggota Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis di rapat paripurna pengesahan RKUHP. Debat itu terjadi saat Iskan memberikan interupsi di rapat paripurna saat membahas pengesahan RKUHP di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2022).
Anggota Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis di rapat paripurna pengesahan RKUHP. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Anggota DPR RI Fraksi PKS Iskan Qolba Lubis terlibat debat panas dengan pimpinan DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat pengesahan RKUHP. Partai Gerindra mengaku heran terhadap sikap Iskan karena PKS sudah menyetujui RKUHP di tingkat I atau di Komisi III DPR.

"Pak Iskan Qolba memang bukan anggota Komisi III DPR. Mungkin beliau nggak dapat update dari fraksinya bahwa mereka sudah menyetujui di tingkat pertama," kata anggota Komisi III DPR F-Gerindra Habiburokhman saat dimintai tanggapan, Selasa (6/12/2022).

Habiburokhman menyebut sikap setuju PKS bukan cuma disampaikan secara lisan. Menurutnya, PKS juga menandatangani ratusan halaman draf RKUHP.

"Persetujuan bukan hanya lisan, tapi juga tanda tangan dan paraf resmi di ratusan halaman naskah," kata dia.

Iskan, dalam interupsi, menyebut ada catatan PKS terkait RKUHP. Menurut Habiburokhman, semua fraksi memang punya catatan terkait RKUHP, bukan cuma PKS.

"Kalau soal catatan, semua fraksi ya punya catatan, karena tidak semua yang kami inginkan bisa diakomodasi ke dalam RKUHP. Cuma secara prinsip dan substansial, RKUHP ini sudah sangat baik, jauh lebih baik dari KUHP buatan Belanda yang kita cabut hari ini," ujar Habiburokhman.

Waketum Partai Gerindra ini mengaku heran jika masih ada yang berkeras menolak RKUHP. "Jadi kalau ada pihak yang berkeras menolak pengesahan RKUHP patut, dipertanyakan apakah mereka lebih menyukai KUHP buatan penjajah," kata dia.

Simak juga 'DPR Khianati Rakyat dengan Pengesahan RKUHP!':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT