Habis-habisan Kuat Ma'ruf Disentil Hakim soal Kebohongan

ADVERTISEMENT

Habis-habisan Kuat Ma'ruf Disentil Hakim soal Kebohongan

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 06 Des 2022 07:26 WIB
Jakarta -

Kuat Ma'ruf berulang kali disentil majelis hakim yang mengadili perkara pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Hal ini lantaran Kuat Ma'ruf dinilai berbohong saat memberikan kesaksian di persidangan.

Hal ini terjadi saat Kuat Ma'ruf menjadi saksi untuk terdakwa Bharada Richard Eliezer dan Bripka Ricky Rizal dalam sidang lanjutan di PN Jaksel, Senin (5/12/2022). Sebelum peristiwa penembakan Yosua di rumah Sambo di kompleks Polri Duren Tiga, ada satu peristiwa di mana Kuat dianggap hakim telah berbohong.

Ketika pertama kali tiba di rumah Duren Tiga itu, Kuat mengaku mengantarkan Putri, yang lantas menutup pintu. Hal ini sempat disebutkan di dalam dakwaan bahwa tugas menutup pintu itu sejatinya dilakukan seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Kodir.

"Kenapa harus ditutup?" tanya hakim.

"Kan sudah sore, Yang Mulia," jawab Kuat.

"Kan ada Kodir?" tanya hakim.

Namun Kuat mengaku tidak melihat Kodir. Hakim lantas heran karena dalam CCTV yang sebelum-sebelumnya telah dibuka di ruang sidang terlihat sosok Kodir.

"Waktu itu saya tidak melihat Kodir dan kebiasaan saya waktu kerja. Itu saya tutup pintu karena kebiasaan saya di rumah," jawab Kuat.

"Saudara itu lucu, kemarin di CCTV kita lihat sama-sama Kodir tampak. Saudara mengatakan di sini 'saya tidak lihat Kodir'," kata hakim.

"Waktu itu saya tidak memperhatikan, waktu di CCTV saya baru ngeh (tahu) ada Kodir," jawab Kuat.

"Pandai memang Saudara ini," kata hakim.

Simak halaman selanjutnya



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT