Bawaslu RI Gelar Rakornas Evaluasi Layanan Hukum, Singgung Keadilan Pemilu

ADVERTISEMENT

Bawaslu RI Gelar Rakornas Evaluasi Layanan Hukum, Singgung Keadilan Pemilu

Anggi Muliawati - detikNews
Senin, 05 Des 2022 23:33 WIB
Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja
Foto: Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja (Anggi-detikcom)
Jakarta -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar rapat koordinasi nasional (rakornas) evaluasi layanan hukum dan penganugerahan anggota JDIH Bawaslu Tahun 2022. Dalam acara tersebut, Bawaslu menyinggung electoral justice sistem atau keadilan pemilu.

Rakornas digelar di Hotel Grand Sahid, Jakarta Pusat, Senin (5/12/2022). Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja mengatakan electoral justice sistem merupakan mimpi para penyelenggara pemilu.

"Pemilu pasti akan berkaitan besar dengan aspek regulasi, kami bermimpi, kami yang aktif di pemilu bermimpi, bahwa apa yang kemudian kami lakukan di dalam Bawaslu ini akan membuat sebuah perspek pembuatan, dan perspek penguatan elektoral justice sistem," kata Bagja dalam sambutannya.

Bagja mengatakan saat electoral justice sistem dilaksanakan, Bawaslu diharapkan dapat terus saling bersinergi dengan lembaga-lembaga hukum terkait lainnya.

"Karena elektoral justice sistem yang kita kembangkan, yang Bawaslu kembangkan, yang kemudian ber-MK, MA, Kepolisian, Kejaksaan, Menkumham, Mendagri, akan kemudian saling sinergi saat electoral justice sistem itu dilaksanakan," sambungnya.

Bagja berharap electoral justice sistem dapat membuat penyelenggara pemilu berkompetisi mewujudkan pemilu yang terbuka, transparan dan adil. Menurutnya, dengan kompetensi yang transparan dapat mendorong Bawaslu ikut serta dalam electoral justuce sistem.

"Semoga electoral justice sistem dapat membuat kita semua berkompetisi mewujudkan, pertama transparansi keterbukaan dan juga keberpihakan terhadap para pencari keadilan di pemilihan umum, sehingga kemudian dapat menjadi sebuah pendorong Bawaslu untuk ikut dan juga menjadi pemain utama dalam isu-isu electoral justice sistem," tuturnya.

(dwia/dwia)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT