KPK dan Polri Bakal Duduk Bareng Bahas Suap AKBP Bambang Kayun Besok

ADVERTISEMENT

KPK dan Polri Bakal Duduk Bareng Bahas Suap AKBP Bambang Kayun Besok

Muhammad Hahafi Aryan - detikNews
Senin, 05 Des 2022 22:55 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK bakal mengadakan pertemuan dengan pihak Polri terkait kasus suap AKBP Bambang Kayun. Pertemuan itu akan dilaksanakan besok.

Deputi Bidang Penindakan KPK Karyoto menjelaskan pertemuan itu bakal dilaksanakan pada Selasa (6/12/2022). Dia menyebut direncanakan hadir adalah Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) serta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).

"Memang betul besok dijadwalkan akan ada koordinasi jam 10. Insyaallah besok. Mudah-mudahan yang kita undang bisa hadir, dari Bareskrim maupun Propam," kata Karyoto kepada wartawan, Senin (5/12).

Adapun pertemuan itu, menurut Karyoto, berkaitan dengan penyidikan kasus Bambang Kayun. Termasuk masalah etik Bambang hingga pemecatannya.

"Karena, internal kepolisian ini sekarang antara kode etik bisa didahulukan," jelas Karyoto.

"Apakah itu akan dilakukan cara itu, kita besok dilihat hasil koordinasinya bagaimana," tambah dia.

Karyoto menyebutkan pertemuan itu sangat penting dalam pengungkapan kasus suap Bambang. Sebab, sebagai anggota kepolisian, Bambang terikat dengan aturan internal soal kode etik.

"Karena ada peraturan bahwa tersangka yang ada di kami nanti, terikat dengan peraturan internal kepolisian terhadap kode etik," tutup Karyoto.

KPK Tetapkan Bambang Kayun Tersangka

Sebelumnya, KPK telah menetapkan anggota kepolisian Divisi Hukum Mabes Polri AKBP Bambang Kayun sebagai tersangka. AKBP Bambang Kayun ditetapkan sebagai tersangka setelah terseret kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pemalsuan surat perebutan hak ahli waris.

"Benar, KPK telah memulai penyidikan baru mengenai dugaan korupsi suap dan gratifikasi terkait dengan pemalsuan surat dalam perkara perebutan hak ahli waris PT ACM (Aria Citra Mulia)," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan.

Ali mengatakan Bambang Kayun diduga menerima uang senilai miliaran rupiah. Selain itu, penyidik KPK mencium penerimaan kendaraan mewah oleh Bambang Kayun.

"Diduga tersangka (Bambang Kayun) terima uang miliaran rupiah dan juga barang berupa kendaraan mewah," ucap Ali.

(aik/aik)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT