Bripka Ricky Emoh Ikuti Lagi Skenario Sambo Usai Jadi Tersangka

ADVERTISEMENT

Bripka Ricky Emoh Ikuti Lagi Skenario Sambo Usai Jadi Tersangka

Wildan Noviansah - detikNews
Senin, 05 Des 2022 17:51 WIB
Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan terdakwa Bharada E, Kuat Maruf dan Bripka Ricky digelar di PN Jaksel hari ini. Begini momennya.
Bripka Ricky Rizal (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta -

Mantan ajudan Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, mengungkapkan alasannya mengubah keterangan di berita acara pemeriksaan (BAP) kepolisian. Semula Ricky menuangkan keterangan soal kematian Brigadir Yosua Hutabarat di BAP sesuai skenario Sambo, tapi akhirnya dia memilih mengubah keterangannya yang berbeda dengan skenario Sambo.

Ricky menuturkan keputusan penyidik menetapkan dia sebagai tersangka akhirnya membuatnya berpikir berkali-kali. Hingga akhirnya, Ricky memutuskan menuangkan keterangan sesuai yang dia lihat, dengar, dan ketahui tentang kematian rekannya itu.

"Saya hanya ingin ceritakan apa yang sebenarnya terjadi Yang Mulia. Waktu itu kan saya ditetapkan sebagai tersangka tanggal 7, malamnya saya diminta (penyidik) untuk berpikir, 'Sudah jujur saja, kamu susah kalau nggak jujur nantinya'," kata Ricky dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022). Duduk sebagai terdakwa Bharada Richard Eliezer alias Bharada E dan Kuat Ma'ruf.

"Malamnya sekitar pukul 02.00 WIB, saya diambil dari tahanan, terus ditemui sama beberapa orang. Saya nggak ingat siapa saja, di salah satu ruangan Pidum (Direktorat Pidana Umum Bareskrim Polri), terus saya ditanyakan, 'Sudah kamu jujur saja'," sambung Bripka Ricky Rizal.

Ricky menceritakan, di malam dia dijadikan tersangka, penyidik menyodorkan BAP terbaru Bharada Richard Eliezer kepadanya. Ricky mengaku sempat kaget karena Richard Eliezer memberi keterangan Ferdy Sambo menembak Yosua dalam BAP terbarunya.

"Waktu itu saya malah ditunjukkan BAP Richard suruh baca. Saya tidak tahu BAP kapan. Saya baca kronologinya, kok Richard begini. Bahwa FS menembak Yosua," jelasnya.

Meski demikian, Ricky mengatakan bukan perubahan BAP Richard yang membuatnya terdorong untuk jujur. Namun langkah penyidik menetapkannya sebagai tersangka yang akhirnya membuatnya jujur.

"Kamu dikasih tahu penyidik (perubahan BAP Richard) setelah itu (penetapan tersangka)?," tanya hakim.

"Iya. Malam itu saya langsung ditahan," jawab Bripka Ricky Rizal.

"Jadi perubahan BAP karena ditetapkan sebagai tersangka?" timpal Hakim.

"Iya," singkat Ricky.

Dalam dakwaan jaksa, Yosua ditembak oleh Eliezer dan Ferdy Sambo. Ricky Rizal, Putri Candrawathi, dan Kuat Ma'ruf juga didakwa bersama-sama Sambo.

Para terdakwa didakwa melanggar Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

(aud/aud)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT