Polisi Kembangkan Fitur Face Recognition di e-TLE Tangkap Pelanggar Lalin

ADVERTISEMENT

Polisi Kembangkan Fitur Face Recognition di e-TLE Tangkap Pelanggar Lalin

Rizky Adha Mahendra - detikNews
Senin, 05 Des 2022 09:53 WIB
Pemasangan kamera tilang elektronik atau E-TLE diperluas. Kali ini kamera e-TLE yang dipasang di Jalan Gajah Mada, Jakarta, siap memantau pengendara yang melanggar lalu lintas.
Ilustrasi tilang elektronik (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman mengatakan mulai mengembangkan teknologi face recognition dalam penerapan tilang elektronik (e-TLE). Teknologi tersebut salah satunya digunakan untuk mendeteksi pengendara yang tidak punya SIM.

"Jadi nangkap wajah, namanya siapa, alamatnya di mana, punya SIM atau tidak, bisa terdeteksi gitu. Kamera ini sudah ada alatnya demikian," kata Latif Usman kepada di Jakarta, Senin (5/12/2022).

Pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk menerapkan teknologi itu. Hal itu dilakukan untuk mempermudah mendeteksi wajah pengendara.

"Jadi kita nanti kerja sama dengan Dukcapil. Jadi nanti data orang misalnya nanti berkembang pakai face recognition," ujarnya.

Diketahui, instruksi larangan menggelar tilang manual tersebut dituangkan dalam surat telegram Nomor: ST/2264/X/HUM.3.4.5./2022, per tanggal 18 Oktober 2022. Surat telegram itu ditandatangani oleh Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi atas nama Kapolri.

Dalam telegram tersebut, jajaran polisi sabuk putih diminta mengedepankan atau memaksimalkan penindakan melalui tilang elektronik atau ETLE, baik statis maupun mobile. Penindakan pelanggaran lalu lintas diminta tidak menggunakan tilang manual.

"Penindakan pelanggaran lalu lintas tidak menggunakan tilang manual. Namun hanya dengan menggunakan ETLE, baik statis maupun mobile, dan dengan melaksanakan teguran kepada pelanggar lalu lintas," tulis instruksi dalam poin nomor lima surat telegram tersebut, Jumat (21/10).

Simak juga 'Polisi Mulai Kembali Tilang Manual, Ini Pelanggaran yang Diincar':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/mea)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT