Bali Democracy Forum Ke-15 Digelar Pekan Depan, Mahasiswa Bakal Dilibatkan

ADVERTISEMENT

Bali Democracy Forum Ke-15 Digelar Pekan Depan, Mahasiswa Bakal Dilibatkan

Silvia Ng - detikNews
Jumat, 02 Des 2022 14:23 WIB
Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah. (Silvia/detikcom)
Foto: Jubir Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah. (Silvia/detikcom)
Jakarta -

Bali Democracy Forum (BDF) akan digelar pekan depan. Bali Democracy Forum ke-15 ini akan melibatkan masyarakat hingga mahasiswa.

Hal itu diungkap Juru Bicara (Jubir) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Teuku Faizasyah, dalam acara media gathering, di Kantor Kemenlu, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2022). DBF yang digelar 8 Desember ini mengusung tema 'Democracy in A Changing World: Leadership and Solidarity'.

"Sejauh ini partisipasi yang sudah mendaftarkan, nanti akan di-update lagi, ada 57 negara, ada observer dari 74 negara, serta organisasi internasional," ujar Faizasyah.

Faizasyah menyebut BDF kali ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain memberikan ruang lebih bagi masyarakat selaku pemangku kepentingan demokrasi, BDF juga akan diikuti oleh mahasiswa.

"Namun berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, BDF kali ini kita akan memberikan ruang bagi partisipasi stakeholder democracy, para peserta civil society and media juga akan kita hadirkan peserta dalam BDF nanti," terang Faizasyah.

"Dan kita juga akan melibatkan mahasiswa sehingga penyelenggaraan BDF kali ini akan diikuti secara online oleh kampus-kampus untuk mendengarkan diskursus demokrasi yang akan dibahas oleh para peserta dalam forum tersebut," sambungnya.

Lebih lanjut, Faizasyah berharap agar kegiatan BDF ini dapat meningkatkan perspektif demokrasi dari berbagai kawasan, bukan hanya dari negara-negara di Asia-Pasifik.

"Kita berharap kegiatan BDF kali ini betul-betul bisa meningkatkan berbagai perspektif dari berbagai kawasan tidak hanya Asia Pasifik. Namun kita melihat juga forum ini kepemilikannya sudah luas negara di kawasan lainnya akan ikut berkontribusi dalam diskusi," ungkapnya.

(idn/idn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT