DKI Koordinasi Pasang Pengaman Jembatan Goyang yang Makan Korban Jiwa

ADVERTISEMENT

DKI Koordinasi Pasang Pengaman Jembatan Goyang yang Makan Korban Jiwa

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 22:16 WIB
Flyover Jembatan Goyang Jakut, lokasi pemotor jatuh kecelakaan.
Flyover Jembatan Goyang Jakut, lokasi pemotor jatuh kecelakaan. (Ilham Oktafian/detikcom)
Jakarta -

Keluarga korban kecelakaan maut di flyover Jembatan Goyang, Pademangan, Jakarta Utara, berharap celah pembatas flyover dibenahi. Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyampaikan akan menindaklanjuti permintaan tersebut.

"Terkait hal tersebut telah kami koordinasikan dengan Dinas Bina Marga untuk ditindaklanjuti," ujar Kadishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

detikcom sudah mencoba menghubungi Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho untuk mengonfirmasi terkait permintaan tersebut. Namun, hingga sekarang Hari masih belum merespons.

Sebelumnya, Mutohar (47), orang tua korban kecelakaan maut di flyover Jembatan Goyang, Pademangan, Jakarta Utara, berharap celah pembatas flyover dibenahi. Menurut Mutohar, celah tersebut kerap memakan korban jiwa.

"Betul. Kejadian di situ bukan yang pertama terjadi. Dulu saya pernah punya video orang yang jatuh di situ. Dan beberapa kali juga terjadi," kata Mutohar saat ditemui di kediamannya di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (29/11) lalu.

"Di sini juga ada yang jatuh juga, kebetulan saya kenal. Hampir semua yang jatuh ke bawah meninggal," imbuhnya.

Mutohar meminta celah pembatas di kedua sisi flyover tersebut ditutup menggunakan beton. Dia tidak ingin kejadian nahas yang menimpa anaknya dialami orang lain.

"Jadi harapan besarnya pemerintah tanggap dengan kondisi seperti itu untuk menutup celah. Kecelakaan itu tidak ingin terjadi. Tapi akan terjadi pada siapapun. Makanya untuk menghindari kecelakaan itu tolong ditutup yang celah itu," harap dia.

Flyover Jembatan Goyang Jakut, lokasi pemotor jatuh kecelakaan.Flyover Jembatan Goyang Jakut, lokasi pemotor jatuh kecelakaan. (Ilham Oktafian/detikcom)

"Pakai apa pun. Kalau seandainya pakai cor-coran itu mahal, bisa pakai papan atau triplek. Jadi misal ada yang kecelakaan tidak sampai jatuh ke bawah," jelasnya.

Kecelakaan itu terjadi pada Senin (28/11), sekitar pukul 14.15 WIB. Akibat peristiwa itu, satu orang meninggal dunia.

(dnu/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT