PUPR Mulai Bangun 200 Rumah untuk Korban Gempa Cianjur

ADVERTISEMENT

PUPR Mulai Bangun 200 Rumah untuk Korban Gempa Cianjur

Silvia Ng - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 18:04 WIB
Menko PMK Muhadjir dan Menteri PUPR Basuki
Menko PMK Muhadjir dan Menteri PUPR Basuki (Silvia Ng/detikcom)
Jakarta -

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan proses pembangunan rumah untuk korban gempa Cianjur tahap pertama di Desa Sirnagalih mulai dilakukan hari ini. Basuki menyebut pihaknya tengah membersihkan lahan atau land clearing.

"Saya kira kalau tahap pertama untuk relokasi hari ini sudah bergerak, land clearing kan. Beliau (Menko PMK) sudah mengecek kemarin di lapangan, saya belum mohon maaf, dan sudah bergerak," kata Basuki dalam konferensi pers di kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Kamis (1/12/2022).

Basuki menjelaskan pemerintah telah menyiapkan tanah seluas 2,5 hektare di Desa Sirnagalih untuk keperluan relokasi rumah warga terdampak gempa Cianjur yang berada di zona merah. Dia menyebut pihaknya menggunakan rumah tahan gempa atau 'rumah risha' dalam pembangunan ini.

"Sekarang sudah land clearing dan segera akan kita (bangun), dan kami mempunyai stok rumah risha yang tahan gempa, yang sudah proven teknologinya, di Cianjur ada beberapa rumah dan sekolah juga yang dengan risha masih tetap tegar sedangkan yang di sampingnya runtuh," terang Basuki.

"Jadi kita sudah proven, yang kita pake di Aceh, NTT, NTB, Sulawesi Tengah itu dengan teknologi risha. Nah ini akan kita bangun di Cianjur," imbuhnya.

Basuki menjelaskan sebanyak 200 rumah akan dibangun dalam tahap pertama rekonstruksi rumah relokasi ini. Selain menggunakan teknologi risha, rumah ini disepakati dibangun dengan luas lahan 90 meter persegi.

"Tahap pertama tadi disampaikan Pak Menko 200 rumah, tipe 36, dan tadi diputuskan di rapat ini (rumah itu) dengan luas lahan 90 meter persegi untuk setiap KK yang direlokasi," ujarnya.

(lir/lir)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT