DKPKP: Ikan-ikan 'Menepi' ke Pantai karena Mabuk, Air Laut Keruh

ADVERTISEMENT

DKPKP: Ikan-ikan 'Menepi' ke Pantai karena Mabuk, Air Laut Keruh

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 16:49 WIB
Fenomena ikan-ikan menepi ke Pantai Marina, Jakarta Utara.
Fenomena ikan-ikan menepi ke Pantai Marina, Jakarta Utara. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Fenomena ikan-ikan kecil terdampar di Pantai Mutiara, Jakarta Utara, bikin heboh warga. Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Kepulauan Seribu mengungkap penyebabnya.

"Itu memang ada standar baku mutu airnya yang di atas ambang batas," kata Kasudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya, saat dihubungi, Kamis (1/12/2022).

Devi mengatakan pengecekan hingga pengambilan sampel telah dilakukan di beberapa titik terjadinya fenomena ikan-ikan terdampar. Fenomena itu rupanya terjadi di Pulau Onrust, Pulau G dan N, serta Pantai Mutiara.

Khusus di Pantai Mutiara, fenomena ikan terdampar ini dipicu perubahan kualitas air laut di lokasi. Air berubah menjadi keruh.

"Nah ini diprediksi karena memang terjadi perubahan arus yang signifikan karena masuknya air laut dari tiga muara. Kan kenanya hanya di pantai dan pulau terdekat. Kalau yang agak jauh tidak, di mana kita kan ada 13 sungai yang bermuara ke laut," tutur Devi.

"Jadi otomatis ketika terjadinya naiknya endapan bawah ke atas itu terjadi sedimen, airnya keruh terus oksigen di lautnya kurang dan di situlah ikannya mabuk," tambahnya.

Perubahan kualitas air laut yang menjadi keruh ini pun dipicu munculnya banyak plankton ke permukaan. Para ahli di DKPP saat ini tengah menguji indikasi ikan-ikan terdampar ini turut memakan plankton tersebut

"Itu karena di bawah kan banyak plankton-plankton yang naik ke permukaan. Yang kita lakukan terhadap uji ikan apakah plankton ini sempat dimakan ikan, dia mabuk. Nah itu yang kita uji lanjutan," tutur Devi.

Menurut Devi, uji lanjutan itu untuk memastikan kondisi kesehatan dan kebersihan ikan. Pasalnya, tiap ikan yang memakan plankton tidak layak dikonsumsi.

"Jadi kalau plankton sempat kemakan planktonnya, kan plankton ada plankton beracun dan tidak beracun. Nah kalau plankton beracun bisa dikasih indikasi ikannya nggak bagus dimakan. Tapi setahu saya Jakarta planktonnya ada beberapa jenis belum pernah saya temukan planktonnya beracun," tutur Devi.

(mea/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT