Anak Bos Sinar Mas Datangi Bareskrim Lagi Terkait Pemalsuan Akta Lahir

ADVERTISEMENT

Anak Bos Sinar Mas Datangi Bareskrim Lagi Terkait Pemalsuan Akta Lahir

Karin Nur Secha - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 15:53 WIB
Jakarta -

Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri disebut telah menghentikan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan akta kelahiran tiga anak pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja. Adapun terlapor adalah Indra Widjaja, Muktar Widjaja, dan Franky Oesman Widjajake.

Kasus ini dilaporkan sendiri oleh saudara tiri, Freddy Widjaja. Siang ini, Freddy bersama pengacaranya, Martin Lukas, menyambangi Bareskrim Polri untuk menanyakan perkembangan kasus yang dilaporkannya.

"Kami akan berkunjung ke lantai 10 tempat Pak Karo Wassidik. Kami ingin follow up surat permohonan kami untuk membuka kembali perkara bapak ini yang ditetapkan melalui SP2 lidik dihentikan perkaranya dengan informasi bahwa tidak ada peristiwa pidana," kata Martin di Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2022).

Dia mengatakan perbuatan menggunakan surat palsu dan merugikan hak orang lain, khususnya penetapan Freddy Widjaja sebagai anak sah dari almarhum Eka Tjipta Widjaja merupakan perbuatan melawan hukum. Menurutnya, jika kasus ini dihentikan, akan memudahkan pelaku kejahatan pemalsuan lain mengikuti perbuatan tersebut.

"Oleh karena itu, demi kepastian hukum hari ini setelah kurang lebih dua minggu surat masuk kami akan follow up surat tersebut," ucap Martin.

Kasus ini telah ditangani Bareskrim Polri pada 24 November 2021, dengan nomor LP/B/0705/XI/2021/SPKT/Bareskrim Polri. Selain itu, dia akan menanyakan keberlanjutan laporan penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) palsu oleh tiga orang yang merupakan saudara tiri Freddy Widjaja.

Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/0669/XI/2022/SPKT/Bareskrim Polri, tanggal 21 November 2022. Ketiganya diduga melanggar Pasal 263 ayat 1 dan 2 jo Pasal 264 ayat 1 dan 2 jo Pasal 266 ayat 1 dan 2 KUHP.

Martin mengatakan ketiga terlapor menggunakan KTP Indonesia palsu, padahal mereka merupakan warga negara asing (WNA). Ketiganya juga menggunakan nama berbeda-beda di dalam paspor. Dia mengaku telah menyerahkan bukti ke Bareskrim Polri.

"Salah satu bukti adalah surat dari Kemenkumham yang menyatakan bahwa tiga orang terlapor sesuai namanya bukan warga negara Indonesia dan tidak terdaftar," ujar Martin.

"Mudah-mudahan hari ini membawakan hasil, karena setiap warga negara Indonesia memiliki hak hukum yang sama terlepas dari status sosial ya," lanjutnya.

Duduk perkara

Freddy Widjaja melaporkan tiga saudara tirinya ke Bareskrim Polri pada 24 November 2021. Laporan Freddy teregistrasi dengan nomor LP/B/0705/XI/2021/SPKT/Bareskrim Polri.

Tiga terlapor dalam kasus ini yang merupakan anak Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Group, adalah Indra Widjaja, Muktar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Ketiganya diduga melanggar Pasal 263 ayat 1 dan 2 jo Pasal 264 ayat 1 dan 2 jo Pasal 266 ayat 1 dan 2 KUHP. Terlapor diduga memalsukan akta kelahiran dan juga statusnya sebagai anak sah Eka Tjipta dan Lidia Herawati Rusli.

(ain/dnu)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT