Anak Bos Sinar Mas Minta Polisi Buka Lagi Kasus Dugaan Pemalsuan Akta

ADVERTISEMENT

Anak Bos Sinar Mas Minta Polisi Buka Lagi Kasus Dugaan Pemalsuan Akta

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 21 Nov 2022 12:49 WIB
Pengacara Freddy, Kamaruddin Simanjuntak
Pengacara Freddy, Kamaruddin Simanjuntak (Azhar Bagas Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri disebut telah menghentikan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan akta kelahiran tiga anak pendiri Sinar Mas Group, Eka Tjipta Widjaja. Adapun terlapor adalah Indra Widjaja, Muktar Widjaja, dan Franky Oesman Widjajake.

Kasus ini dilaporkan sendiri oleh saudara tiri, Freddy Widjaja. Pengacara Freddy, Kamaruddin Simanjuntak, meminta polisi membuka kembali kasus itu dan melakukan gelar perkara.

"Kedatangan saya mendampingi klien saya bapak Freddy Widjaja dalam rangka pertama menindaklanjuti permohonan kami untuk membuka gelar perkara kembali terhadap perkara yang sempat dihentikan penyelidikannya dengan alasan bahwa tindak pidana pemalsuan bukan merupakan peristiwa pidana," kata Kamaruddin di gedung Bareskrim Polri, Senin (21/11/2022).

Kamaruddin menyebut pihaknya telah membawa ahli untuk membuktikan bahwa pemalsuan akta itu termasuk tindak pidana. Dia menyayangkan tindakan Bareskrim yang menghentikan penyelidikan ini.

"Maka, kami sudah mengajukan pendapat beberapa doktor atau profesor yang menyatakan bahwa pemalsuan adalah tindak pidana atau merupakan peristiwa pidana," katanya.

"Jangan sampai nanti orang dari Sabang sampai Merauke berlomba-lomba memalsukan lalu polisi mengatakan bahwa itu bukan peristiwa pidana, nanti jadi kacau negara ini," tambahnya.

Lalu, Kamaruddin juga akan kembali membuat laporan terhadap ketiga terlapor terkait WNA yang bisa membuat KTP. Dia menyebut paspor hingga KTP dibentuk dalam beberapa versi.

"Berikutnya hari ini juga kami membuat laporan atau akan membuat laporan tentang mengapa warga negara asing bisa memiliki KTP, bisa memiliki kartu keluarga dan bisa memiliki paspor dengan nama yang berbeda-beda, beberapa versi, dan menggunakan KTP," katanya.

"Kartu keluarga maupun paspor itu untuk melakukan pembatalan penetapan beliau sebagai anak dari ayahnya. Jadi beliau ini oleh ayahnya yang diakui sebagai anaknya berdasarkan akte notaris tahun 1991, dan ayahnya juga mengakui dalam akte itu ada 5 istrinya dan ada 28 anak-anaknya. Tetapi pasca ayahnya meninggal dunia, beliau melakukan permohonan penetapan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk menyatakan bahwa beliau adalah anak daripada ayahnya dengan perkawinannya dengan Ibu Lidya," tambahnya.


Duduk Perkara Kasus

Freddy Widjaja melaporkan tiga saudara tirinya ke Bareskrim Polri pada 24 November 2021. Laporan Freddy teregistrasi dengan nomor LP/B/0705/XI/2021/SPKT/Bareskrim Polri.

Tiga terlapor dalam kasus ini yang merupakan anak Eka Tjipta Widjaja, yang merupakan pendiri Sinar Mas Group, adalah Indra Widjaja, Muktar Widjaja, dan Franky Oesman Widjaja.

Ketiganya diduga melanggar Pasal 263 ayat 1 dan 2 jo Pasal 264 ayat 1 dan 2 jo Pasal 266 ayat 1 dan 2 KUHP. Terlapor diduga memalsukan akta kelahiran dan juga statusnya sebagai anak sah Eka Tjipta dan Lidia Herawati Rusli.

(azh/yld)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT