Kronologi Buron Interpol Stefan Durina Ditangkap di Vila Bali

ADVERTISEMENT

Kronologi Buron Interpol Stefan Durina Ditangkap di Vila Bali

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 01 Des 2022 15:21 WIB
Stefan Durina (kiri), buronan interpol asal Republik Ceko ditangkap di Kuta Utara, Bali.
Stefan Durina (kiri), buron Interpol asal Slovakia, ditangkap di Kuta Utara, Bali. (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta -

Buron Interpol asal Slovakia (sebelumnya ditulis Republik Ceko, red), Stefan Durina, akhirnya tertangkap. Dia ditangkap pagi tadi di sebuah vila di Kuta Utara, Bali.

Berikut kronologi penangkapan Stefan Durina yang disampaikan Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti, Kamis (1/12/2022).

Rabu 30 November 2022

Stefan Durina terdeteksi berada di Kuta Utara, Bali. Stefan Durina menyewa sebuah vila sebagai kantor perusahaannya, tapi ketika didatangi yang bersangkutan tidak ada di tempat.

Kamis 1 Desember 2022

Pukul 07.00 Wita

Tim kepolisian mendapatkan informasi bahwa Stefan Durina tinggal di vila River, Jl Canggu Padang Linjong, Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali. Tim kemudian menuju lokasi.

Pukul 07.40 Wita

Personel Bagjianter Divhubinter Polri berkoordinasi dengan Imigrasi Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai untuk mengantisipasi keluarnya Stefan Durina.

Pukul 10.00 Wita

Stefan Durina terkonfirmasi berada di vila River. Tim kepolisian kemudian menangkap yang bersangkutan.

Penangkapan Stefan Durina dibantu personel Polsek Kuta Utara. Saat ini Stefan dititipkan sementara di Polda Bali.

Stefan Durina merupakan pria berkebangsaan Slovakia. Dia diburu oleh Head of NCB Praha, Ceko, atas kasus penggelapan.

"Subjek IRN (Interpol Red Notice) atas nama Stefan Durina telah ditangkap pukul 10.00 Wita tadi di Kuta Utara," ujar Kadiv Hubinter Polri Irjen Krishna Murti kepada detikcom, Kamis (1/12/2022).


Sewa Vila untuk Kantor

Salah satu buron Interpol, Stefan Durina, diketahui menyewa sebuah vila di Kuta Utara. Stefan mendirikan kantor di vila tersebut.

"Personel melakukan koordinasi dengan ketua RT dan mengambil keterangan dari satpam vila Beni bahwa yang bersangkutan pernah menyewa vila tersebut untuk dijadikan kantor," kata Krishna Murti dalam keterangan kepada detikcom, Kamis (1/12).

Tidak ada informasi kantor tersebut beroperasi di bidang apa. Kantor tersebut beroperasi pada pukul 09.00-17.00 Wita.

Saat diperlihatkan foto, satpam mengaku mengenal Stefan Durina. Saat vila tersebut didatangi, Stefan Durina tidak ada di tempat.

Informasi dari satpam, Stefan Durina hanya datang sesekali. Stefan Durina juga tidak tinggal di vila tersebut.

"Satpam menyampaikan bahwa Stefan Durina terhubung dengan kantor di vila Beni, namun dia tidak datang setiap hari dan hadir pada saat kegiatan seremonial saja dan tidak tinggal di vila tersebut," jelasnya.

Lihat juga video 'Melihat Narcotics Kitchen Lab WN Iran di Jaksel, Olah Sabu Sampai Siap Jual':

[Gambas:Video 20detik]



(mei/dhn)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT